Minat Dakwah Anak Muda Masih Rendah

  • 15 Apr 2026 23:25 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Minat generasi muda terhadap dakwah dinilai masih rendah akibat stigma yang berkembang di masyarakat, sehingga diperlukan pemahaman yang lebih luas tentang makna dakwah itu sendiri.Pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap dakwah masih cenderung sempit dan identik dengan kegiatan keagamaan yang konservatif. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam upaya menyampaikan nilai-nilai kebaikan di era modern.

Amir LDK Ar-Risalah UIN Ar-Raniry, Zaki Murtadha menyebutkan, rendahnya minat anak muda terhadap dakwah dipengaruhi oleh stigma yang berkembang selama ini. Ia menjelaskan, pandangan tersebut membuat sebagian generasi muda enggan terlibat dalam kegiatan dakwah. “Orang berpikir untuk apa berdakwah, seperti kiai-kiai zaman dulu saja. Padahal makna dakwah itu tidak sesempit itu,” jelasnya dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Selasa 7 April 2026.

Menurut Zaki, secara etimologi dakwah berarti mengajak, sehingga cakupannya sangat luas dan tidak terbatas pada ceramah keagamaan semata. “Asal kata dakwah itu artinya mengajak, bukan hanya soal agama saja, tapi maknanya luas dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tantangan terbesar saat ini adalah mengajak generasi muda untuk kembali memahami esensi dakwah secara lebih terbuka dan relevan. “Itu menjadi tantangan terbesar yang sering saya temukan saat mengajak teman-teman untuk shalat atau kegiatan kebaikan lainnya,” ucap Zaki.

Dengan pendekatan yang lebih inklusif dan sesuai perkembangan zaman, ia berharap dakwah dapat diterima lebih luas oleh generasi muda sebagai ajakan untuk berbuat kebaikan dalam berbagai aspek kehidupan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....