Perpustakaan Cinta Baca Bangun Generasi Emas Pecinta Buku

  • 24 Okt 2025 00:01 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Komunitas Perpustakaan Cinta Baca terus berinovasi dalam menanamkan budaya membaca di kalangan anak-anak. Melalui pendekatan kreatif seperti storytelling dan pelibatan relawan literasi, mereka mengajak masyarakat untuk membiasakan membaca.

Dalam dialog Ngobras (Ngobrol Bareng Komunitas) RRI, Staf Program Perpustakaan Cinta Baca, Claudia Putri, menjelaskan dampak kegiatan mendongeng. Menurutnya, kegiatan mendongeng dengan melibatkan buku cerita bergambar menjadi cara efektif menarik minat baca anak.

“Anak-anak suka gambar dan warna. Jadi kami mengajak mereka bercerita dari buku bergambar, lalu perlahan mengenalkan huruf dan makna cerita,” ungkap Claudia.

Pendekatan ini terbukti efektif, terutama di pos-pos baca yang dibuka di berbagai PAUD dan gampong sekitar Banda Aceh dan Aceh Besar. Melalui kolaborasi dengan aparatur gampong, komunitas menyediakan rak buku dengan koleksi hingga 200 buku di setiap pos baca. Buku-buku yang tersedia mencakup buku anak, pelajaran, pertanian, hingga kamus.

Para relawan juga aktif membawakan kegiatan seperti lomba bercerita, kejar baca, dan edukasi lingkungan bekerja sama dengan mitra. Anak-anak dan orang tua bahkan kerap meminta agar kegiatan kejar baca digelar lebih sering.

Selain itu, Perpustakaan Cinta Baca telah memanfaatkan teknologi digital melalui situs web nasional Cinta Baca Indonesia. Situs tersebut membagikan informasi kegiatan dan menghubungkan cabang di berbagai provinsi.

“Kami ingin literasi tetap relevan di era digital. Anak-anak boleh mengenal teknologi, tapi harus tetap dekat dengan buku dan cerita,” tutup Claudia kepada RRI Banda Aceh, Rabu (22/10/2025).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....