Milenials Membaca Hidupkan Semangat Literasi Banda Aceh
- 23 Sep 2025 21:09 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Komunitas kepemudaan Milenials Membaca terus menggerakkan semangat literasi di Banda Aceh dan sekitarnya. Berdiri sejak 2022, komunitas ini lahir dari gagasan dua anak muda, Fitri Lestari asal Aceh dan Bagus dari Medan. Setelah sempat vakum, mereka kembali aktif pada awal 2024 dan kini memasuki periode kepemimpinan Generasi 2.
Fajar Hidayat, Leader Milenials Membaca Gen 2, dalam dialog interaktif Cek Cerita Kamu, Minggu, (14/9/2025). Menceritakan sedikit pengalamannya selama bergabung di komunitas ini.
“Kami memiliki visi dan misi untuk pengembangan literasi, khususnya di Kota Banda Aceh dan sekitarnya,” ujar Fajar Hidayat.
“Gerakan ini berawal dari kepedulian kami terhadap pentingnya budaya membaca di kalangan muda.” tambahnya.
Pada periode pertama, komunitas ini dipimpin langsung oleh para pendiri dengan total anggota sekitar 38 orang. Anggotanya berasal dari berbagai latar belakang, meski mayoritas adalah mahasiswa. “Komunitas kami terbuka untuk umum, tapi sebagian besar memang mahasiswa. Usia anggota umumnya antara 17 sampai 23 tahun,” jelas Fajar.
Perjalanan komunitas ini tidak selalu mulus. Setelah Gen 1 berakhir, kepemimpinan pun berlanjut ke Gen 2 pada Mei 2025 dengan semangat baru. “Saya sendiri sebelumnya menjadi sekretaris, dan kini dipercaya sebagai leader untuk Gen 2,” kata Fajar. “Pergantian kepemimpinan akan terus ada, dan pastinya akan lahir Generasi 3 nanti.”
Program yang dijalankan juga terus berkembang. Pada Gen 1, terdapat divisi seperti Creative Program, Multimedia, Public Relation, dan Human Resource Development. Memasuki Gen 2, struktur divisi diperbarui agar lebih adaptif. “Sekarang kami pecah menjadi Creative Media, Content Creator, Project Management, Public Relation, dan Human Resource,” papar Fajar.
Ragam kegiatan yang dilaksanakan meliputi seminar Milenials Membaca On Talk, Literacy Campaign, hingga Library Corner. Namun, di Gen 2 terjadi pembaruan nama dan konsep program. “Library Corner kami ubah menjadi Kupas Aksara. Ada juga Aksi Literasi dan Ekspedisi Gampong yang akan segera kami laksanakan,” ungkap Fajar.
Fajar menegaskan bahwa setiap program dirancang untuk menumbuhkan minat baca dan menggerakkan anak muda agar terlibat aktif dalam kegiatan literasi. “Kami ingin menciptakan ruang yang mendorong kreativitas dan kepedulian terhadap budaya membaca,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan, Milenials Membaca menatap masa depan optimistis. “Kami berharap akan lahir lebih banyak generasi muda yang peduli literasi. Kehadiran Gen 3 nanti pasti akan membawa warna baru,” tutup Fajar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....