Silat Jadi Wadah Positif Bagi Remaja

  • 04 Jul 2025 09:06 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Komunitas Silat tingkat SMP di Banda Aceh terus menunjukkan eksistensinya sebagai ruang pengembangan karakter dan prestasi bagi generasi muda. Pelatih Silat SMP 3 Banda Aceh, Arif Rezeki, mengungkapkan komunitas ini terbentuk sejak 2021. Komunitas tersebut hadir sebagai respons terhadap dampak pandemi dan meningkatnya kenakalan remaja.

“Kita melihat pelajar adalah ujung tombak pelestarian budaya. Maka kita tanamkan nilai-nilai silat sejak usia SMP,” ungkap Arif saat menjadi narasumber di Program NGOBRAS RRI Banda Aceh, Rabu (2/7/2025).

Komunitas ini kini aktif di beberapa SMP Negeri di Banda Aceh, seperti SMPN 1, 3, dan 4. Melalui pendekatan seni bela diri tradisional ini, pelajar diarahkan pada kegiatan positif. Dengan demikian, mereka memiliki disiplin, ketahanan mental, serta semangat berprestasi. “Silat bukan sekadar bela diri, tapi juga sarana membentuk karakter, menjaga warisan budaya, dan mencetak atlet berprestasi,” tambah Arif.

Latihan komunitas silat dilakukan secara bergilir di masing-masing sekolah dan juga di area terbuka seperti Blang Padang. Selain sebagai tempat latihan, lokasi itu dimanfaatkan sebagai ruang pengenalan kepada masyarakat akan eksistensi komunitas.

Mereka membuka diri untuk siswa SD, SMP, hingga SMA tanpa memungut biaya. "Yang penting, ada niat untuk belajar dan mencintai budaya," tandas Arif. Ia juga mengajak dukungan dari pihak sekolah dan pemerintah agar pelestarian pencak silat terus hidup di kalangan pelajar Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....