Seni Bukan Cuma Hobi Tapi Jadi Profesi

  • 29 Mei 2025 10:56 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Musik bukan hanya perkara melodi dan harmoni, tetapi juga tentang strategi dan keberanian untuk menjadikannya sebagai sumber penghidupan. Inilah pesan utama yang disampaikan oleh Vira Liesmana dalam dialog interaktif Music Preneur yang disiarkan di RRI Pro 2 Banda Aceh Selasa, (27/5/2025) pukul 16.00 WIB.

Menghadirkan Vira Liesman sebagai sosok inspiratif yang telah menjadikan musik sebagai lahan profesional. Melalui dialog ini pendengar diajak untuk memahami bahwa industri musik bukanlah dunia yang semata-mata diisi oleh mimpi, melainkan juga kerja keras dan ketekunan.

"Selama ini banyak yang menganggap seni, termasuk musik, hanya sebagai aktivitas sampingan. Padahal, dengan pendekatan yang tepat, musik bisa menjadi profesi yang berkelanjutan dan menjanjikan," ujarnya.

"Banyak orang memulai perjalanannya di dunia seni dari sekadar hobi. Berangkat dari bakat yang dimiliki, mereka menyalurkan minat tersebut melalui berbagai bentuk ekspresi kreatif seperti melukis, bermusik, menari, atau seni pertunjukan lainnya. Aktivitas yang awalnya hanya dilakukan di waktu luang itu, lambat laun berkembang menjadi bagian penting dalam hidup," jelasnya.

"Seiring waktu, tak sedikit dari mereka yang akhirnya menjadikan seni sebagai profesi. Ini tentu menjadi pencapaian yang membahagiakan, karena mereka bisa bekerja sesuai dengan passion. Menjalani pekerjaan yang selaras dengan minat pribadi memberikan kepuasan tersendiri bekerja pun terasa lebih menyenangkan dan bermakna," tambahnya.

Fenomena ini semakin terlihat belakangan ini. Banyak pelaku seni yang sukses membangun karier dari hobi mereka. Selain memberi kepuasan batin, profesi di bidang seni juga berpotensi menghasilkan pendapatan yang menjanjikan. Jika dikelola dengan baik, berkesenian bukan hanya soal idealisme, tapi juga bisa menjadi sumber penghasilan yang layak.

Transformasi dari hobi menjadi profesi di bidang seni merupakan hal positif yang patut didukung. Ini menunjukkan bahwa dengan ketekunan dan keyakinan, passion pun bisa menjadi jalan hidup yang membanggakan.

"Musisi sekarang harus bisa berpikir layaknya entrepreneur. Kita tidak bisa hanya berharap pada pertunjukan semata. Ada banyak kanal distribusi dan potensi pendapatan lain yang bisa digarap," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....