Hal yang Perlu Diketahui Proses Penetasan Telur Ayam
- 22 Feb 2025 15:41 WIB
- Banda Aceh
KBRN Banda Aceh : Penetasan telur ayam kini dapat dilakukan dengan bantuan mesin tetas. Namun, agar telur dapat menetas dengan baik,Dikutip dari laman bbppkupang, perawatan yang tepat selama masa pemeliharaan sangat penting untuk memastikan daya tetas yang optimal. Beberapa faktor yang memengaruhi keberhasilan penetasan telur dalam mesin tetas antara lain kelembapan, temperatur, pemutaran telur, pendinginan telur, dan peneropongan telur.
Kelembapan dan Air yang Cukup
Selama proses penetasan, air berperan penting untuk mengatur kelembapan dalam mesin tetas. Kadar kelembapan yang ideal berada di antara 60 hingga 70 persen. Kelembapan yang terlalu tinggi atau rendah dapat menyebabkan kematian embrio. Untuk menjaga kelembapan tetap stabil, suhu di dalam mesin harus dipertahankan dengan baik, dan ventilasi mesin tetas perlu diatur agar sirkulasi udara tetap lancar. Menambah air di nampan dan meletakkan kain atau kapas pada dasar nampan air juga membantu menjaga kelembapan. Pemantauan secara rutin menggunakan hidrometer juga dianjurkan untuk memastikan kelembapan tetap pada tingkat yang tepat.
Menjaga Temperatur yang Tepat
Suhu dalam mesin tetas harus dipertahankan pada rentang 38,3 hingga 40,6 derajat Celsius. Oleh karena itu, mesin tetas harus dilengkapi dengan thermometer untuk mengukur suhu di dalamnya. Mesin juga harus tetap tertutup rapat, kecuali bagian ventilasi untuk memastikan udara segar dapat masuk. Ventilasi yang buruk dapat menyebabkan penumpukan gas karbon dioksida (CO2) yang dapat membahayakan telur.
Pemutaran Telur yang Rutin
Telur harus ditempatkan dengan posisi miring sekitar 40 derajat, dengan ujung tumpul telur di bagian atas. Pemutaran telur perlu dilakukan secara rutin minimal tiga kali sehari mulai hari ke-4 hingga hari ke-19. Pemutaran dilakukan dengan arah horizontal, menjaga bagian ujung tumpul tetap di atas.
Pendinginan Telur yang Tepat Waktu
Pada hari ke-4, pendinginan telur perlu dimulai. Proses pendinginan dilakukan selama 15 menit setiap kali pemutaran telur di pagi hari. Untuk memudahkan pemutaran dan pendinginan, rak telur sebaiknya dikeluarkan dengan hati-hati dari mesin tetas.
Peneropongan Telur untuk Memantau Perkembangan Embrio
Peneropongan telur penting untuk memeriksa perkembangan embrio di dalam telur. Proses ini dilakukan dengan cara menempatkan telur di tempat terang atau di atas kaca yang diberi lampu di bawahnya. Peneropongan dapat dilakukan dua kali, yakni pada hari ke-14 dan ke-18 masa penetasan, untuk memastikan kesehatan dan perkembangan embrio.
Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, proses penetasan telur ayam menggunakan mesin tetas dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....