Mencetak Generasi Percaya Diri Melalui Komunitas Public Speaking
- 15 Jan 2025 12:20 WIB
- Banda Aceh
BRN, Banda Aceh: Komunitas Public Speaking More Edu hadir sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan berbicara di depan umum, membangun kepercayaan diri, dan menguasai seni komunikasi. Founder More Edu, Popon Zailian hadir dalam program Ngobras (Ngobrol Bareng Komunitas) di Pro 1 RRI Banda Aceh, Selasa (14/1/2025) membagikan pengalaman serta visi komunitasnya dalam mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, khususnya bagi generasi muda di Aceh.
Pria yang akrab disapa Bang Popon ini menjelaskan bahwa public speaking merupakan skill atau keahlian yang harus dipersiapkan dan diasah. Menurutnya, banyak orang merasa takut berbicara di depan publik karena kurangnya pemahaman dan pengalaman. Ia menegaskan, ketakutan seperti itu adalah respons alami tubuh yang dapat diatasi dengan latihan, persiapan yang matang, dan perubahan pola pikir.
Beranjak dari pengalaman, Popon memutuskan untuk mendirikan sebuah komunitas yang dapat berbagi ilmu tentang public speaking. “Dulunya sebagai seorang MC, moderator, dan penyiar radio sejak tahun 1997. Dari pengalaman itu menjadi dasar untuk saya mendirikan More Edu bersama beberapa orang teman awalnya, yaitu sebuah komunitas yang tidak hanya mengajarkan teknik public speaking, tetapi juga membangun kepercayaan diri anggota kita,” tuturnya.
Ia menerangkan nama “More Edu” sendiri berasal dari visi komunitas untuk memberikan "more value more confident" (nilai lebih) kepada anggotanya, khususnya dalam meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi.
Komunitas More edu juga memiliki kegiatan bervariasi, mulai dari sesi One Day Class untuk korporasi, mini workshop untuk komunitas, hingga program Cerita Kita. Program “Cerita Kita” menjadi salah satu andalan komunitas, di mana anggota berbagi cerita dengan orang-orang yang belum pernah mereka temui sebelumnya. “Hal ini melatih mereka untuk membangun kepercayaan diri dan menyampaikan cerita tentang diri sendiri,” ungkap Popon.
Seiring perjalanannya, Komunitas More Edu aktif bekerja sama dengan berbagai instansi dan komunitas di Banda Aceh, termasuk sekolah, perguruan tinggi, dan organisasi lokal. “Kami pernah memberikan pelatihan public speaking untuk mahasiswa FKIP Bahasa Inggris, membantu persiapan sidang, hingga berkolaborasi dengan lembaga seperti PDAM dan NGO lokal,” tambahnya.
Dengan visi yang kuat dan pendekatan yang inklusif, More Edu membuktikan bahwa public speaking bukan hanya soal berbicara, tetapi juga tentang membangun diri menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan berdaya. Untuk itu Popon mengajak siapa saja yang tertarik untuk bergabung bersama More Edu tanpa batasan usia, mulai dari siswa SD, SMP, SMA, mahasiswa, hingga orang dewasa dari berbagai latar belakang.
“Kami anggap semua anggota sebagai keluarga. Jadi, siapa pun yang ingin belajar, mari bergabung. Kita belajar bersama dan saling mendukung,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....