Sport Photography di PON 2024
- 10 Jan 2025 14:15 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Muhammad Yoka, seorang fotografer kreatif yang bergabung dengan Gampong Fotoyu Aceh, berbicara mengenai pengalaman dan tantangan dalam bidang sport photography. Di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, sport photography memberikan tantangan unik, terutama dalam menangkap aksi cepat dengan presisi yang tinggi. Yoka hadir sebagai salah seorang narasumber dalam program Ngobrol Bareng Komunitas (NGOBRAS) di RRI Pro 1 Banda Aceh, Selasa (7/1/2025).
"Sport photography itu sangat berbeda dengan jenis fotografi lainnya, karena menangkap momen yang sangat cepat dan penuh dinamika. Sebagai contoh, seperti saat fotografer mengabadikan momen seorang atlet melakukan gerakan di lapangan," jelas Yoka. Pada PON 2024, ia memotret berbagai cabang olahraga, mulai dari sepak bola hingga olahraga ekstrem seperti paralayang.
"Salah satu tantangan terbesar dalam sport photography adalah pengaturan kamera, terutama saat memotret objek yang bergerak cepat. Teknik continuous shot sangat membantu, namun tetap saja dibutuhkan keterampilan tinggi untuk mendapatkan gambar yang tepat dan penuh energi," lanjut Yoka. Di PON 2024, tim fotografi harus memotret ribuan frame, mengingat aksi yang tidak terduga dan cepatnya perubahan gerakan para atlet.
Penggunaan lensa yang sesuai dengan situasi dan kondisi, seperti lensa dengan aperture besar untuk menangkap gerakan cepat, sangat membantu. Namun, Yoka menambahkan bahwa keterampilan dan pengalaman tetap menjadi faktor penentu dalam menghasilkan foto yang berkualitas.
Yoka berharap masyarakat makin mengenal tentang sport photography, serta memperkenalkan berbagai aspek olahraga yang sering kali terlewatkan dalam sorotan media. "Setiap foto yang diabadikan di PON ini bukan hanya menangkap gerakan, tapi juga semangat, dedikasi, dan kerja keras para atlet."
Yoka percaya bahwa komunitas memiliki peran penting dan mengajak para pemula untuk bergabung dalam komunitas seperti Gampong Fotoyu Aceh. Dalam wadah komunitas dan dengan pertemuan yang intens, mereka bisa belajar langsung dari para fotografer berpengalaman. Ia berharap hasil karyanya dapat memotivasi generasi muda untuk lebih mengenal dan terlibat dalam fotografi olahraga. "Fotografi itu tidak hanya soal alat, tapi juga soal passion, dan komunitas menjembatani ilmu dan pengalaman."
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....