Membuka Peluang Baru dalam Fotografi Lewat Komunitas

  • 08 Jan 2025 13:36 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh : Muhammad Asyraf, ketua Insta Nusantara Aceh dan Gampong Fotoyu Aceh, berbicara mengenai perjalanan dan visi dari kedua komunitas yang dipimpinnya. Dalam program Ngobrol Bareng Komunitas (Ngobras) di RRI Banda Aceh, Selasa (7/1/2025), ia menceritakan pembentukan Insta Nusantara Aceh pada 2021. Sebagai cabang dari komunitas fotografi yang berawal di Jakarta, komunitas ini dibentuk untuk menampung minat dan passion para fotografer. Komunitas ini menerima fotografer yang ingin berkumpul dan belajar bersama dalam dunia fotografi, baik yang sudah berpengalaman maupun pemula.

Menurut Asyraf, komunitas ini mendapat sambutan positif, terutama pada masa pandemi, karena waktu luang atas penerapan Work From Home (WFH). “Komunitas ini terbentuk di tengah kondisi pandemi, karena teman-teman mencari cara untuk mengisi waktu luang dengan berburu foto. Kami ingin menciptakan wadah di mana mereka bisa berbagi passion yang sama (dalam fotografi),” ujarnya. Mengajak orang untuk berkumpul, belajar bersama, dan memperkenalkan fotografi kepada masyarakat luas adalah tujuan utama Insta Nusantara Aceh.

Di sisi lain, Asyraf juga mengungkapkan keberadaan Gampong Fotoyu Aceh, yang merupakan wadah bagi para fotografer dari berbagai latar belakang. “Gampong Fotoyu Aceh bertujuan untuk menyatukan fotografer dari berbagai komunitas sekaligus tempat untuk berbagi ilmu dan pengalaman, termasuk pemula,” jelasnya. Gampong Fotoyu Aceh juga sering mengadakan workshop dan berbagi pengetahuan, mulai dari teknik pemotretan olahraga sampai pencahayaan untuk foto indoor.

Asyraf juga menyoroti pentingnya alat dan teknik dalam fotografi, namun ia menekankan bahwa niat dan keterampilan lebih utama. “Alat itu bukanlah hal utama karena yang terpenting adalah bagaimana kita mengabadikan momen dengan baik dan benar. Kami selalu mendorong anggota untuk belajar lebih banyak, terutama tentang teknik pencahayaan dan komposisi umtuk menghasilkan foto berkualitas.”

Komunitas ini pun aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya, seperti berkolaborasi dengan Canon Indonesia. Mereka mengadakan workshop yang melibatkan tradisi lokal, seperti “Tarik Pukat” yang menjadi bagian dari kebudayaan Aceh. Melalui komunitas ini, ia berharap masyarakat dapat lebih menghargai dan mengenal budaya serta keindahan alam Aceh lewat fotografi.

Insta Nusantara Aceh dan Gampong Fotoyu Aceh terus berkembang, dengan harapan dapat lebih banyak menjangkau fotografer muda dan mereka yang mau berkembang. Bagi Asyraf, keberhasilan komunitas tidak hanya diukur dari keanggotaan, tetapi juga kesadaran tentang pentingnya pelestarian budaya dan alam melalui fotografi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....