Jenis-Jenis Batu Bacan dan Pesonanya
- 18 Okt 2024 20:26 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Nama batu bacan diambil dari nama Pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Batu ini merupakan batu perhiasan penting pada masa kesultanan Bacan, Jailolo, Tidore dan Ternate. Batu ini memilikik nama ilmiah Krisokola.Batu Bacan Doko berasal dari nama desa tempat pertama kali batu ini di temukan yaitu di Desa Doko, Kepulauan Kasiruta, Halmahera, Maluku Utara, memilki warna yang khas, mulai dari hijau bening hingga gelap.
Dikutip dari laman antaranews, meski tren batu bacan telah menurun, para perajin batu bacan di daerah itu masih tetap eksis dengan menjual batu permata tersebut dari Rp1,5 juta sampai Rp2 juta pada wisatawan asing untuk dijadikan oleh-oleh
Berikut beberapa jenis batu bacan :
1. Batu Bacan Palamea
Jenis batu bacan yang berikutnya adalah Batu Bacan Palamea satu hal yang menjadi pembeda antara dua jenis batu ini adalah warna yang dihasilkan, jika batu cincin bacan doko berwarna lebih tua baik hijau ataupun warna lainnya, maka jenis batu cincin Bacan Palamea ini berwarna lebih muda, mengapa demikian, dalam Batu Bacan Palamea masih mengandung banyak kapur, karena memang batu ini masih muda.
Batu Bacan Palamea hanya memiliki satu warna saja, yaitu hijau kebiruan berbeda dengan bacaan doko yang memiliki banyak varian warna Batu Bacan Palamea ditemukan di Desa Palamea yang letaknya tidak terlalu jauh dari Desa doko asal batu bacan doko batu. Bacan Palamea juga memiliki kemampuan untuk berubah menjadi kristal, tapi karena mengandung kapur sehingga membutuhkan waktu lebih lama dibanding dengan Batu Bacan Doko, di mana Batu Bacan Palamea berwarna lebih cerah karena memiliki kandungan kapur.
2. Batu Bacan Doko
Batu Bacan Doko diberi nama Doko karena berasal dari daerah doko yang berada di Halmahera Selatan Maluku Utara, tidak sedikit juga pecinta batu akik yang menyebut batu bacan doko dengan nama batu bacan cincau karena batu akik ini memiliki warna yang hijau tua kehitam-hitaman. Batu Bacan Doko memiliki warna yang khas yaitu mulai dari hijau bening hingga gelap, jenis batu bacan termahal ini juga dikenal sebagai Batu hidup, karena kemampuannya menyerap energi di sekitarnya, batu ini bisa berubah warna menjadi hijau gelap setelah dipakai atau disimpan dalam waktu lama.
Batu Bacan Doko memiliki kemampuan untuk menjadi kristal setelah dipakai beberapa bulan dan jika batu akik ini sudah bermetamorfosa harganya bisa melambung dengan sangat tinggi. Batu Bacan Doko memiliki kemampuan untuk menyerap unsur mineral yang ada di sekitarnya, jika anda meletakkan batu ini berada lebih dekat emas maka batu ini semakin lama akan memiliki unsur warna sedikit kekuningan layaknya warna emas,
3. Batu Bacan Obi
Selain Batu Bacan Doko dan Palamea masih ada jenis batu bacan hobi dinamakan Batu Bacan Obi karena ditemukan di Pulau Obi, warna batu bacan obi ini bermacam-macam seperti merah, kuning, biru dan warna-warna lain. Ciri khas utama dari batu akik ini adalah warnanya yang bening atau tembus pandang, berbeda dengan dua jenis sebelumnya, yaitu Doko dan Palamea yang harus berproses sebelum menjadi Kristal.
Batu bacan Obi tidak memerlukan hal tersebut oleh sebab itu batu Ini juga menjadi barang buruan pecinta batu akik, walaupun bukan merupakan Batu hidup karena tidak bisa berubah lagi, Kelebihan lain yang dimiliki Batu Obi ini adalah tingkat kekerasan yang lebih tinggi dibanding jenis lainnya, sehingga lebih tahan banting dan Karena harganya yang lebih terjangkau dibanding dengan Batu Bacan Doko dan Palamea, jadi tidak heran jika Batu bacan Obi sangat digemari para pecinta batu akik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....