Manajer Riot Games Kritik Infrastruktur IGRS
- 16 Apr 2026 15:05 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Nic McConnell, Manajer Age Rating Riot Games, melayangkan kritik terhadap implementasi sistem IGRS di Indonesia. Ia memperingatkan adanya risiko kebocoran data sensitif yang dapat merugikan pengembang game internasional secara signifikan.
Nic mengungkapkan bahwa proses verifikasi saat ini masih dilakukan secara manual melalui platform pihak ketiga yang kurang aman. "Sejauh yang saya tahu, IGRS sedang memeriksa setiap pengajuan secara manual melalui tautan Google Drive," ungkapnya lewat akun media sosialnya.
Meski kritis, ia mengakui dedikasi personel IGRS yang bekerja di bawah tekanan beban kerja yang sangat besar. Ia mencatat bahwa tim tersebut sebenarnya beranggotakan orang-orang baik, namun mereka diberi tugas raksasa tanpa dukungan sumber daya memadai.
Untuk menghindari risiko keamanan, Nic menyarankan para pengembang agar lebih selektif dalam mengirimkan aset video mentah mereka. "Saran saya kepada pengembang dan penerbit, hanya bagikan materi pengajuan yang paling relevan saja," tegas manajer berpengalaman tersebut.
Ia menyamakan situasi di Indonesia dengan tantangan yang dihadapi oleh lembaga rating ClassInd di negara Brasil. Menurutnya, IGRS saat ini sedang berpacu dengan waktu yang sangat singkat untuk memproses ribuan judul game yang masuk.
Kritik ini muncul di tengah kekacauan rating game dewasa di Steam yang sempat salah terlabeli sebagai konten anak-anak. Hal ini mempertegas perlunya perbaikan infrastruktur teknis demi menjaga kredibilitas industri game nasional di mata dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....