BIL Project Rilis “Budak Iblis”, Kritik Kerakusan Manusia Modern
- 30 Mar 2026 14:55 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Musisi rock senior Ikang Fawzi kembali merilis karya terbaru berjudul “Budak Iblis”. Lagu tersebut hadir sebagai kritik sosial terhadap kehidupan modern yang dinilai semakin menjauh dari empati dan kepedulian antarsesama.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @ikangfawzi, Ikang menjelaskan lagu itu lahir dari kegelisahan terhadap kondisi sosial saat ini. Menurutnya, tekanan hidup yang semakin keras membuat banyak orang berubah menjadi pribadi yang egois dan serakah.
“Budak iblis cerita tentang kekinian, cerita kehidupan modern yang begitu mencekam,” kata Ikang dalam video tersebut. Ia menambahkan, manusia kini kerap mengambil jatah dan hak orang lain karena dorongan kepentingan pribadi.
Ikang menilai kondisi tersebut membuat masyarakat perlahan keluar dari budaya hidup yang sebelumnya menjunjung empati. Dari keresahan itulah, kata dia, lahir lagu “Budak Iblis” yang kini telah tersedia di seluruh platform digital.
Sementara itu, dalam unggahan Instagram @gilangramadhan, lagu “Budak Iblis” disebut sebagai tamparan keras bagi kerakusan manusia modern. Unggahan tersebut menyebut karya ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga refleksi tajam terhadap fenomena sosial saat ini.
Lagu ini dirilis melalui proyek BIL (Brother In Law). Kolektif musik tersebut beranggotakan Ikang Fawzi, Ekki Soekarno, dan Gilang Ramadhan yang terikat hubungan keluarga sebagai saudara ipar.
Proyek BIL bukan grup musik baru. Trio ini telah terbentuk sejak 2010 dan sempat merilis mini album pada 2011 dengan single populer “Hatiku Hancur” di bawah label Nagaswara.
Pada awal 2026, BIL juga telah lebih dulu merilis karya berjudul “Ramayana” melalui kanal YouTube resmi @Ikang Fawzi Official . Kini, mereka kembali hadir lewat “Budak Iblis” dengan pesan sosial yang kuat.
Secara musikal, lagu ini digarap dengan komposisi yang solid. Ikang Fawzi bertindak sebagai komposer, penulis lirik, sekaligus pengisi vokal utama dan backing vokal.
Sementara itu, Ekki Soekarno dipercaya sebagai arranger, pengisi gitar akustik dan elektrik, bass, serta percussion loop. Gilang Ramadhan mengisi sektor drum dengan eksplorasi Rhythm Sawah yang menjadi warna khas dalam lagu tersebut.
Dalam keterangan di kanal YouTube Ikang Fawzi Official, video musik “Budak Iblis” diproduksi langsung oleh Ikang Fawzi Official. Video tersebut disutradarai Ikang Fawzi, sementara proses AI Prompt Artist, kameramen, dan video editor ditangani Fajar Ramdoni.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....