Pelestarian Lagu Lawas di Era Digital Butuh Keseriusan
- 08 Mei 2025 10:57 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Pemerhati musik Rika Winardi menilai pelestarian lagu-lagu lawas di era digital memerlukan upaya serius dan sistematis. Hal tersebut disampaikannya dalam dialog Music Preneur Pro 1 RRI Banda Aceh pada Kamis (24/5/2025).
Rika menjelaskan bahwa lagu-lagu lawas memiliki peran penting sebagai rekam jejak perjalanan musik Indonesia. “Posisi musik lawas sebenarnya cukup penting di era digital sebagai bentuk data yang menguatkan sejarah musik kita,” ujarnya.
Rika menambahkan, pelestarian karya-karya musik lama memerlukan proses panjang yang tidak bisa dilakukan secara instan. Mulai dari pengumpulan, pendataan, identifikasi, hingga digitalisasi, seluruh tahapan memerlukan waktu dan sumber daya yang tidak sedikit.
“Digitalisasi itu butuh teknologi tertentu dan biaya yang besar,” tegas Rika. Selain itu, publikasinya juga menjadi tantangan, karena tidak semua orang memiliki akses atau pemahaman terhadap pentingnya musik lawas.
Platform media sosial dan layanan streaming saat ini sangat membantu dalam menyebarluaskan lagu-lagu lama kepada generasi muda. Namun, Rika menekankan perlunya strategi yang lebih terorganisir dan kolaboratif, termasuk keterlibatan pemerintah. “Lagu-lagu ini sudah menjadi artefak budaya. Pemerintah seharusnya memberi perhatian khusus, seperti halnya merawat benda bersejarah di museum,” ungkapnya.
Sebagai penutup, Rika menyebut bahwa pengarsipan musik lawas sebaiknya dilakukan dalam bentuk platform digital yang terstruktur. Apabila memungkinkan, pengarsipan tersebut juga bisa dibuat dalam bentuk ensiklopedia musik daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....