Jungge Food Andalkan Inovasi dan Digitalisasi untuk Perluas Pasar Bumbu Lokal
- 15 Sep 2026 08:21 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Berawal dari dapur rumah, Jungge Food terus mengembangkan usaha bumbu khas lokal dengan mengandalkan konsistensi kualitas, inovasi produk, dan pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pasar.
Owner Jungge Food, Rani Desari, mengatakan kualitas produk saja belum cukup untuk membawa UMKM berkembang. Pelaku usaha juga perlu mampu membaca kebutuhan pasar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Hal tersebut disampaikan Rani dalam program RRI UMKM Talks RRI Pro 1 Banda Aceh, Senin 14 September 2026, dengan tema “Bumbu Jungge Food: Dari Dapur Lokal Menuju Pasar Lebih Luas.”
“Kami memulai usaha ini dari dapur rumah dengan harapan bumbu khas yang kami buat bisa dinikmati lebih banyak masyarakat. Alhamdulillah, dengan menjaga kualitas dan terus berinovasi, Jungge Food kini mulai dikenal lebih luas,” ujar Rani.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi UMKM untuk menjangkau konsumen di luar daerah tanpa harus memiliki toko fisik di setiap wilayah pemasaran.
“Saat ini media sosial dan platform digital menjadi salah satu kunci untuk memperkenalkan produk. Pelaku UMKM harus berani belajar memanfaatkan teknologi agar produknya mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” katanya.
Rani menilai, tantangan dalam menjalankan usaha tidak hanya berkaitan dengan proses produksi, tetapi juga bagaimana mempertahankan kualitas dan membangun kepercayaan konsumen.
Ia mengajak pelaku UMKM, khususnya di Aceh, untuk tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan usaha.
“Setiap usaha pasti memiliki tantangan. Yang terpenting adalah terus belajar, menjaga kualitas produk, dan membangun kepercayaan konsumen. Jika itu dilakukan secara konsisten, peluang untuk berkembang akan semakin besar,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....