Digitalisasi Buka Peluang Besar bagi UMKM Aceh
- 05 Jul 2026 15:06 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Transformasi digital menjadi peluang strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aceh untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing. Namun, di balik peluang tersebut, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, mulai dari rendahnya literasi digital hingga kemampuan memanfaatkan teknologi secara optimal. Hal ini mengemuka dalam program dialog Ekonomi Digital RRI Banda Aceh yang mengangkat tema "Potensi UMKM Aceh Go Digital: Peluang dan Tantangan", Jumat 26 Juni 2026
Dialog tersebut menghadirkan narasumber Adhifatra Agusssalim, Ketua DPW GAMIES Provinsi Aceh, yang menyoroti pentingnya percepatan transformasi digital bagi UMKM agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan ekonomi yang semakin kompetitif.
Menurut Adhifatra, perkembangan teknologi telah mengubah pola transaksi dan perilaku konsumen. Kehadiran berbagai platform digital, media sosial, dan marketplace memberikan kesempatan bagi UMKM untuk memasarkan produk tanpa dibatasi ruang dan waktu. Dengan strategi pemasaran digital yang tepat, pelaku usaha dapat menjangkau konsumen yang lebih luas, meningkatkan penjualan, sekaligus memperkuat identitas merek.
Meski demikian, ia menilai masih banyak pelaku UMKM yang belum memanfaatkan teknologi digital secara maksimal. Keterbatasan pengetahuan, kemampuan mengelola pemasaran digital, hingga minimnya pemanfaatan sistem pembayaran elektronik menjadi tantangan yang perlu segera diatasi melalui pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan.
Adhifatra juga menekankan bahwa digitalisasi tidak hanya sebatas berjualan melalui media sosial, tetapi juga mencakup pengelolaan usaha yang lebih modern, seperti pencatatan keuangan digital, pelayanan pelanggan, strategi promosi berbasis data, hingga pengembangan inovasi produk sesuai kebutuhan pasar.
"UMKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar pelaku usaha tetap kompetitif dan mampu bersaing, baik di pasar lokal maupun nasional," ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas, perguruan tinggi, dan sektor swasta terus diperkuat dalam memberikan edukasi, pelatihan, serta akses teknologi kepada pelaku UMKM. Dengan ekosistem digital yang semakin baik, UMKM Aceh diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui program Ekonomi Digital, RRI Banda Aceh mengajak masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai peluang mengembangkan usaha. Transformasi digital yang dilakukan secara tepat diyakini akan melahirkan UMKM yang lebih inovatif, tangguh, dan mampu menjadi motor penggerak perekonomian Aceh di era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....