PKM FP-Unaya Berdayakan Kelompok Tani lewat Inovasi Celurit
- 10 Jun 2026 08:41 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Aceh Besar — Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kompetitif Nasional dari Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama menyerahkan inovasi alat dasar tani berupa celurit kepada Kelompok Tani Ingin Maju, Gampong Aneuk Batee, Kecamatan Sukamakmur Aceh Besar, Selasa 9 Juni 2026.. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat tani dalam mendukung mekanisasi sederhana yang dapat digunakan pada proses pemanenan daun iboih atau daun gebang (Corypha utan), bahan utama pembuatan produk anyaman lokal Aceh yang diberi label “Anyamanku”.
Penyerahan alat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Tim PKM, Dr. Rahmah Hayati, S.TP., M.Agr., bersama Anggota Tim, Ir. Mulyadi, M.Si. Alat Teknologi Tepat Guna (TTG) diterima langsung oleh Ketua Kelompok Tani Ingin Maju, Yusri Yacob, dan selanjutnya langsung dibagikan kepada seluruh anggota kelompok tani.
Dr. Rahmah Hayati menjelaskan bahwa inovasi celurit ini dirancang sebagai bentuk dukungan TTG yang sederhana, mudah digunakan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat tani. “Mekanisasi pertanian tidak selalu harus dimulai dari teknologi berskala besar, tetapi dapat diawali dari perbaikan alat dasar tani yang langsung menyentuh aktivitas harian petani, Celurit ini diharapkan dapat membantu petani dalam proses pemanenan daun iboih secara lebih mudah dan efisien. Melalui program PKM ini, kami ingin mendorong peningkatan produktivitas sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha berbasis kearifan lokal,” ujar Dr. Rahmah Hayati.

Daun iboih atau daun gebang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan rengkang lokal Aceh. Produk tersebut memiliki nilai budaya dan ekonomi karena berkaitan erat dengan tradisi anyaman masyarakat setempat. Melalui penguatan alat kerja dan pendampingan, Tim PKM FP-Unaya berupaya membantu kelompok tani agar mampu meningkatkan kapasitas produksi, menjaga kualitas bahan baku, serta memperluas peluang pengembangan produk lokal.

Sebelum penyerahan alat, Tim PKM FP-Unaya telah melaksanakan kegiatan sosialisasi pada Bulan Mei 2026. Sosialisasi tersebut bertujuan memperkenalkan program, menjelaskan manfaat penggunaan alat, serta membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya inovasi sederhana dalam mendukung proses produksi berbasis potensi lokal.
Ketua Kelompok Tani Ingin Maju, Yusri Yacob, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Tim PKM FP-Unaya. Ia menilai TTG berupa celurit tersebut sangat bermanfaat bagi anggota kelompok, terutama dalam menunjang kegiatan pemanenan daun iboih sebagai bahan dasar produk Anyamanku.
“Kami berterima kasih kepada Tim PKM Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama. Alat ini sangat dibutuhkan dan akan membantu anggota kelompok dalam bekerja di lapangan," ungkap Yusri Yacob.
Program ini tidak hanya berfokus pada penyerahan alat, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas masyarakat melalui pendekatan teknologi tepat guna. Dengan adanya dukungan tersebut, Kelompok Tani Ingin Maju diharapkan dapat lebih mandiri, produktif, dan mampu mengembangkan produk lokal Aceh yang memiliki daya saing.
Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Kompetitif Nasional ini, Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi nyata bagi Kelompok Tani. Inovasi celurit sebagai dasar mekanisasi bertani menjadi langkah awal untuk memperkuat rantai produksi rengkang lokal Aceh sekaligus mendukung keberlanjutan produk Anyamanku sebagai bagian dari potensi ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....