Dapur Hanania Ubah Pisang jadi Cuan
- 09 Jun 2026 08:09 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Usaha keripik pisang sale milik Dapur Hanania membuktikan peluang bisnis dapat tumbuh dari dapur rumah sederhana. Berbekal inovasi dan ketekunan, usaha tersebut kini mampu menjangkau pasar hingga luar negeri.
Owner Dapur Hanania, T. Muhammad Rahmadi, S.H mengatakan usaha tersebut dirintis pada akhir 2020 saat pandemi COVID-19. Ia melihat komoditas pisang di Aceh melimpah dan memiliki potensi ekonomi lebih besar.
“Ketika melihat peluang dari komoditas pisang yang melimpah, saya mencoba membuat pisang sale crunchy,” ujarnya dalam Dialog UMKM Talks RRI Banda Aceh, Senin, 8 Juni 2026.
Menurut Rahmadi, produk tersebut hadir sebagai inovasi dari pisang sale tradisional yang identik dengan tekstur basah dan alot. Ia mengubahnya menjadi camilan renyah yang lebih sesuai dengan selera generasi muda.
Keunggulan produk itu terletak pada penggunaan bahan alami tanpa tambahan pemanis maupun pengawet. Rasa manis yang dihasilkan berasal dari pisang itu sendiri.
“Manisnya alami dari pisang dan tanpa bahan pengawet. Jadi bisa menjadi camilan sehat untuk semua kalangan,” katanya.
Rahmadi mengakui tantangan terbesar muncul pada masa awal usaha. Selain keterbatasan distribusi saat pandemi, ketersediaan bahan baku berkualitas juga menjadi kendala.
Meski demikian, ia menjalankan usaha tanpa pinjaman perbankan. Modal usaha diperoleh dari hasil produksi yang terus diputar untuk pengembangan bisnis.
Perkembangan teknologi digital turut membantu pemasaran produk. Media sosial dan marketplace menjadi sarana utama memperkenalkan Dapur Hanania kepada masyarakat.
Saat ini, produk Dapur Hanania telah dipasarkan melalui reseller dan sejumlah swalayan. Bahkan, produknya sudah menjangkau konsumen di Malaysia.
Selain meningkatkan pendapatan keluarga, usaha tersebut juga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. Rahmadi menyebut saat ini terdapat tiga hingga empat pekerja yang terlibat dalam proses produksi.
Ia berharap Dapur Hanania dapat berkembang dari skala rumahan menjadi industri yang lebih besar. Target berikutnya adalah memperluas pasar nasional dan internasional dengan menambah variasi produk olahan pisang.
Rahmadi juga berpesan kepada generasi muda agar tidak takut memulai usaha. Menurutnya, peluang bisnis sering kali hadir dari hal sederhana yang ada di sekitar.
“Jangan pernah takut untuk memulai. Apa yang ada di depan mata, itu yang harus dilakukan sekarang juga,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....