Ratu Slimit Kenalkan Anyaman Rotan Khas Aceh
- 11 Mei 2026 18:24 WIB
- Banda Aceh
RRI. CO. ID, Banda Aceh - Kerajinan anyaman rotan dinilai tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi media pelestarian budaya dan kearifan lokal Aceh. Melalui kreativitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), produk anyaman kini berkembang menjadi barang fesyen dan dekorasi yang diminati pasar modern.
Hal tersebut disampaikan Ferdiyanti, Owner Ratu Slimit, dalam dialog “UMKM Talks” Programa 1 Radio Republik Indonesia Banda Aceh, Senin 11 Mei 2026 bertajuk Mengangkat Kearifan Lokal Lewat Anyaman Rotan.
Menurut Ferdiyanti, rotan merupakan bahan alami yang sejak lama dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, perkembangan tren dan produk impor membuat kerajinan tradisional sempat kurang diminati generasi muda.
Ia mengatakan, pelaku UMKM harus mampu berinovasi agar anyaman rotan tetap relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. Salah satunya dengan menghadirkan desain modern tanpa meninggalkan unsur budaya lokal.
“Anyaman rotan bukan hanya kerajinan, tetapi juga identitas budaya yang perlu dijaga dan dikenalkan kepada generasi muda,” ujarnya.
Ferdiyanti menjelaskan, produk berbahan rotan kini tidak hanya berupa perabot rumah tangga, melainkan berkembang menjadi tas, aksesori, hingga dekorasi interior bernilai estetika tinggi. Inovasi tersebut membuka peluang pasar lebih luas, termasuk melalui pemasaran digital.
Ia menilai media sosial dan platform digital sangat membantu pelaku UMKM memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat luar daerah. Selain memperluas pasar, digitalisasi juga membantu meningkatkan daya saing produk kerajinan tradisional.
Dalam dialog tersebut, Ferdiyanti juga menyoroti pentingnya dukungan masyarakat terhadap produk lokal. Menurutnya, membeli produk UMKM berarti turut menjaga keberlangsungan budaya dan ekonomi kreatif daerah.
Sejumlah riset dan pembahasan di Glasp juga menyoroti pentingnya pemberdayaan UMKM lokal melalui inovasi dan digitalisasi agar mampu bertahan di tengah persaingan pasar modern.
Ia berharap semakin banyak anak muda tertarik mengembangkan usaha berbasis kearifan lokal sehingga kerajinan anyaman rotan tetap lestari dan memiliki nilai ekonomi berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....