Kisah Perjalanan Usaha Ratu Mentai

  • 19 Apr 2026 09:50 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Berawal dari Ngidam & Iseng bikin sendiri. Semua berawal tahun 2022. Darin Najla, lulusan, A.Md.Kes yang waktu itu masih kerja di bidang kesehatan, punya hobi kulineran. Salah satu yang paling dia suka: mentai. “Sering banget ngidam salmon mentai, tapi kalau beli terus kan lumayan juga harganya. Akhirnya iseng coba bikin sendiri di kos, hal tersebut disampaikan saat di wawancara RRI, Senin 16 Maret 2026

Modal awalnya cuma Rp300 ribuan buat beli bahan di supermarket. Percobaan pertama dibagiin ke teman kos dan keluarga. Ternyata responnya di luar ekspektasi.

“Katanya enak, nagih, dan beda dari yang lain karena saus mentainya lebih creamy tapi nggak eneg. Dari situ mulai banyak yang request dibuatin lagi.” ujar Darin

Tambajnya Nekat Jualan via Instagram & WhatsApp, melihat antusiasme teman-temannya, Darin mulai kepikiran, “Kenapa nggak dijual aja sekalian?” Akhirnya lahirlah nama “Ratu Mentai” di akhir 2022. Nggak punya toko fisik, Darin mulai dari sistem pre-order lewat Instagram dan WhatsApp Story, tuturnya

Menu awal cuma 2: Salmon Mentai Rice dan Kani Mentai Rice. Promosinya zero budget, cuma modal foto estetik dan testimoni teman.

“Anak muda sekarang suka yang visualnya bagus. Jadi aku belajar food photography otodidak biar feeds IG kelihatan premium tapi harga tetap kaki lima,” jelas Darin.

Nama Ratu Mentai mulai naik di 2023 setelah salah satu konten TikTok review jujur dari pelanggan FYP. Tagline “Porsi kuli, harga anak kos” nempel banget. Dengan harga Rp25rb – Rp40rb, porsinya dinilai super worth it buat anak kuliah dan first jobber.

Darin juga peka sama tren. Waktu rice bowl mentai lagi hype, dia cepat keluarin varian baru: Dimsum Mentai, Enoki Beef Mentai, sampai Mentai Cake buat ultah. “Kuncinya dengarin maunya Gen Z. Mereka bosenan, jadi harus ada menu baru tiap bulan,” katanya.

"Omzet naik berarti tantangan baru. Dulu bikin 10 porsi/hari dari kos masih aman. Pas tembus 80-100 porsi/hari, Darin kewalahan. “Sempat nangis karena nggak kekejar PO, torch mentainya juga masih 1,” kenangnya.

Akhir 2023, Darin memberanikan diri sewa dapur produksi kecil dan rekrut 2 karyawan. Dia juga urus legalitas PIRT dan sertifikasi halal di 2024 biar makin dipercaya.

“Aku anak kesehatan, jadi isu higienitas itu nomor satu. Nggak mau brand sendiri jatuh gara-gara itu.”ungkapnya

Sekarang Ratu Mentai udah punya 3 cloud kitchen di Medan dan kirim sampai 300 porsi/hari pas weekend. Resep biar hits di kalangan anak muda versi Darin:

Strategi Alasan

Harga “Nanggung” Rp25rb-Rp45rb Pas di kantong mahasiswa tapi kualitas rasa restoran

Visual First Foto & video “torch effect” yang satisfying banget buat Reels/TikTok

Interaktif di IG Sering bikin polling “Next menu apa ya?” Biar audiens ngerasa diajak bikin brand

Collab sama Food Vlogger Kampus Budget marketing kecil tapi impact besar karena yang review teman sendiri

Packaging Gemas Box pink + stiker “Dear, kamu Ratu hari ini” jadi kontenable

6. Pesan dari Darin buat yang Mau Mulai

“Banyak yang nunggu sempurna dulu baru mulai. Kalau aku nunggu punya dapur besar, mungkin Ratu Mentai nggak akan ada. Mulai dari hobi, validasi ke lingkaran terdekat, dengar masukan, terus konsisten upgrade. Anak muda sekarang pinter, mereka bisa bedain mana yang jualan tulus mana yang cuma FOMO.

"Ke depan, Darin mau bawa Ratu Mentai buka dine-in kecil dan open reseller buat mahasiswa yang mau punya penghasilan tambahan, " tutupnya

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....