Zahida Kembangkan Donat Labu Jadi UMKM Unggulan

  • 14 Apr 2026 11:11 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pelaku UMKM di Banda Aceh terus berinovasi menciptakan produk pangan sehat dan menarik. Salah satunya Zahida, Owner Latela, yang mengolah labu menjadi donat bernilai jual.

Usaha donat labu tersebut berawal dari kondisi tanpa pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan. Zahida kemudian mencoba mengolah labu menjadi produk yang lebih diminati masyarakat.

“Awalnya saya pengangguran, lalu berpikir mau kerja apa dan mencoba mengolah labu,” kata Zahida dalam Dialog UMKM TALKS, Senin, 13 April 2026.

Ia menilai labu memiliki potensi besar karena kaya manfaat dan belum banyak dimanfaatkan. Dari percobaan tersebut, lahirlah donat labu yang kini dikenal dengan merek Latela.

Produk donat dipilih karena mudah diterima berbagai kalangan masyarakat. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa sudah familiar dengan makanan tersebut.

“Donat itu makanan yang semua orang suka, jadi saya buat dari bahan labu agar lebih menarik,” ujarnya.

Dalam perjalanannya, Zahida mengaku sempat menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari pemasaran yang masih terbatas hingga edukasi kepada konsumen tentang donat berbahan labu.

Pada awal usaha, ia hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut. Produksi dilakukan secara sederhana di dapur kos dengan jumlah terbatas.

Seiring waktu, usahanya mulai berkembang dengan dukungan pelanggan terdekat. Kini, Latela telah memiliki tempat produksi dan toko sendiri di Banda Aceh.

“Dulu kami jualan dengan cara sederhana, sekarang sudah punya tempat produksi dan peralatan lebih lengkap,” ucapnya.

Zahida juga memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk memperluas pasar. Produk Latela kini tersedia melalui layanan pesan antar seperti GoFood dan GrabFood.

Selain donat, Latela juga mengembangkan produk lain berbahan dasar labu. Di antaranya roti, timpan, hingga rencana pengembangan cake dan cookies.

Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas produk melalui standar operasional yang jelas. Hal ini dilakukan agar rasa tetap konsisten meski diproduksi oleh tim.

“Kami sudah punya standar produksi, jadi kualitas rasa tetap terjaga,” katanya.

Zahida berharap usahanya terus berkembang dan mampu membuka lapangan kerja. Saat ini, Latela telah mempekerjakan beberapa karyawan dalam proses produksi dan pemasaran.

Ia juga berpesan kepada pelaku UMKM untuk tetap konsisten dan berkomitmen dalam menjalankan usaha. Menurutnya, dua hal tersebut menjadi kunci keberhasilan bisnis jangka panjang. “Konsisten dan komitmen itu penting agar usaha bisa terus berkembang,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....