PIYOH Angkat Identitas Aceh Lewat Kaos Kreatif
- 17 Feb 2026 21:06 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh : UMKM lokal asal Sabang, PIYOH, terus berupaya mengangkat identitas budaya Aceh melalui produk kaos oleh-oleh kreatif yang sarat kearifan lokal. Brand ini telah berdiri sejak 2008 dan menjadi salah satu ikon suvenir khas Sabang.
Owner PIYOH, Agus Adhiyatsyah, mengatakan usaha ini dirintis bersama sang abang, Hijrah Saputra, dengan semangat menghadirkan oleh-oleh Aceh yang berbeda dari sisi desain dan kualitas. Menurutnya, saat itu kaos oleh-oleh Aceh masih cenderung monoton dan kurang inovatif.
“Waktu itu kami melihat oleh-oleh Aceh desainnya hampir sama semua, padahal Aceh dan Sabang punya cerita dan identitas yang kuat,” kata Agus dalam dialog UMKM Talks RRI Banda Aceh pada Senin 16 Februari 2026.
Ia menjelaskan, konsep desain PIYOH terinspirasi dari brand daerah seperti Dagadu di Yogyakarta dan Joger di Bali. Konsep tersebut kemudian diadaptasi dengan sentuhan khas Aceh dan Sabang.
Kaos PIYOH tidak hanya menampilkan ikon wisata, tetapi juga bahasa dan pesan sosial khas Aceh. Salah satunya adalah penggunaan kata “Piyoh” yang mencerminkan keramahan masyarakat Aceh terhadap tamu.
“Piyoh itu bahasa Aceh yang artinya mempersilakan, jadi kami ingin setiap kaos juga menyampaikan hospitality Aceh,” ujarnya.
Selain kaos, PIYOH juga memproduksi gantungan kunci, mug, tumbler, dan stiker sebagai media promosi daerah. Namun, Agus menegaskan fokus utama tetap pada kaos sebagai produk universal.
Hingga kini, produk PIYOH telah digunakan wisatawan domestik maupun mancanegara. Agus menyebut, banyak pembeli yang kembali membeli karena desain terbatas dan kualitas yang tahan lama.
“Kadang ada pelanggan yang datang lagi sambil pakai kaos lama kami, itu kebanggaan tersendiri,” tuturnya.
PIYOH berharap dapat terus berkontribusi memperkenalkan Sabang dan Aceh melalui produk kreatif yang relevan dengan generasi muda. Brand ini juga berkomitmen menjaga kualitas dan keunikan desain di setiap produksinya.