Trainer UMKM Aceh Dorong Branding dan Legalitas

  • 24 Des 2025 22:56 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Berawal dari latar belakang sebagai presenter dan MC, M. Ichsan Maulana kini dikenal sebagai salah satu trainer dan konsultan UMKM muda di Aceh. Ia mulai serius berkecimpung di dunia pelatihan UMKM sejak tahun 2021, setelah sebelumnya aktif mengasah kemampuan public speaking sejak duduk di bangku kelas 2 SMA.

Pengalaman panjang di dunia komunikasi menjadi modal utama dalam menyampaikan edukasi kepada pelaku usaha. Dalam perjalanannya, Ichsan mengaku telah mengisi sekitar 50 hingga 70 kegiatan seminar dan workshop UMKM, baik di tingkat kota, provinsi, hingga daerah-daerah pelosok.

Menurutnya, mayoritas peserta pelatihan yang ia dampingi merupakan perempuan, khususnya ibu rumah tangga yang mengelola UMKM berbasis kuliner. “Saya banyak turun langsung ke daerah, dan rata-rata pelaku UMKM yang saya temui adalah ibu-ibu rumah tangga dengan produk yang sebenarnya sudah sangat layak jual,” ujarnya dalam Podcast Kuphie Sareng yang disiarkan di Kanal YouTube RRI Banda Aceh, Rabu (12/12/2025).

Namun, Ichsan menilai persoalan utama UMKM bukan terletak pada kualitas produk, melainkan pada minimnya edukasi. Ia menyebut promosi, branding, hingga legalitas usaha masih menjadi kendala besar bagi pelaku UMKM. “Dari segi rasa, produk kuliner mereka itu sudah enak, bahkan ada yang sangat enak. Tapi yang jadi masalah adalah edukasi, terutama soal branding, promosi, dan izin legalitas,” kata Ichsan.

Ia menekankan pentingnya legalitas, khususnya sertifikasi halal bagi UMKM kuliner. Menurutnya, masih banyak pelaku usaha di daerah yang belum memahami prosedur pengurusan izin tersebut. “Izin halal ini sangat fatal kalau tidak dimiliki. Banyak UMKM yang belum tahu bagaimana cara mengurusnya, padahal ini penting untuk kepercayaan konsumen,” jelasnya.

Sebagai trainer, Ichsan aktif memberikan pemahaman praktis dan mudah dipahami agar UMKM mampu naik kelas. Edukasi tersebut mencakup penguatan identitas merek, strategi pemasaran sederhana, hingga pendampingan dalam pengurusan legalitas usaha. Ia juga kerap bekerja sama dengan dinas koperasi, BLK, serta lembaga swasta dalam berbagai program pelatihan.

Terbaru, Ichsan menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan UMKM di Balai Wanita bersama ibu-ibu Dharma Wanita Provinsi Aceh. Ia berharap ke depan semakin banyak UMKM yang tidak hanya kuat secara produk, tetapi juga siap bersaing secara legal dan profesional. “Harapan saya, UMKM Aceh bisa naik kelas, bukan cuma jago produksi, tapi juga paham sistem dan aturan,” tutup M. Ichsan Maulana

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....