Dinas Koperasi Fasilitasi UMKM Aceh Akses Perbankan Resmi
- 01 Okt 2025 20:29 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Dinas Koperasi dan UKM Aceh menegaskan komitmennya dalam membentuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tangguh serta siap menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persaingan usaha, inflasi, hingga percepatan perkembangan teknologi. Hal itu disampaikan Subkoordinator Fasilitasi Usaha Kecil Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Saiful Bahri, dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Senin (22/9/2025).
Menurutnya, UMKM tangguh adalah pelaku usaha yang memiliki struktur bisnis kuat, akses pembiayaan memadai, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. "Kita belajar dari pandemi lalu, UMKM yang siap terbukti mampu bertahan. Namun setelah pandemi, tantangan baru tetap bermunculan, termasuk persaingan yang semakin ketat," ujarnya.
Saiful menjelaskan, salah satu peran penting Dinas Koperasi dan UKM Aceh adalah memfasilitasi akses pembiayaan bagi UMKM. Saat ini pihaknya menugaskan 25 tenaga pendamping Kredit Usaha Rakyat (KUR) di 23 kabupaten/kota. Tenaga pendamping ini membantu UMKM yang belum bankable agar bisa mendapatkan pembiayaan resmi melalui perbankan, termasuk Bank BSI dan Bank Aceh.
"Harapannya, dengan adanya pendampingan, UMKM bisa memperoleh modal usaha untuk menunjang kegiatan dan pengembangan bisnis mereka," tambahnya.
Selain akses pembiayaan, Dinas Koperasi dan UKM Aceh juga fokus meningkatkan kompetensi pelaku UMKM melalui berbagai pelatihan, bimbingan teknis, serta sosialisasi setiap tahun. Materi yang diberikan mencakup manajemen usaha, strategi pemasaran, pengembangan produk, hingga pentingnya sertifikasi dan perizinan usaha.
"Langkah-langkah ini kami lakukan agar UMKM dapat berusaha dengan nyaman, aman, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas," pungkas Saiful.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....