Dodol Arrahman dari Aceh Besar Menembus Nusantara
- 01 Okt 2025 20:13 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Dodol khas Aceh Besar karya UMKM Arrahman Kue Aceh terus berkembang dan kini menargetkan pasar lebih luas hingga ke berbagai daerah di Nusantara. Usaha keluarga yang awalnya hanya untuk kebutuhan hantaran kini telah menjadi oleh-oleh khas yang diminati, bahkan pengirimannya sudah menjangkau hingga Pulau Bali.
Dalam UMKM Talk’s RRI Banda Aceh bertajuk “Dari Aceh Besar ke Nusantara”, Senin (15/9/2025), pemilik usaha Arrahman Kue Aceh, Asni, menceritakan perjalanan bisnisnya yang mulai dikelola sejak 2019. Ia mengungkapkan, usaha dodol tersebut merupakan warisan orang tua yang kemudian dikembangkan menjadi produk oleh-oleh khas Aceh.
“Awalnya dodol ini dibuat khusus untuk hantaran keluarga. Sejak 2019, kami melanjutkan usaha ini dengan konsep oleh-oleh, dan alhamdulillah sekarang sudah berkembang, meski pengiriman belum sebanyak produsen besar,” ujar Asni.
Dodol produksi Arrahman Kue Aceh memiliki keunggulan tersendiri, salah satunya tersedia dalam ukuran mini yang praktis. “Kami keluarkan versi mini, sehingga lebih mudah dikonsumsi, termasuk oleh anak-anak. Sejauh ini, versi mini belum banyak ditemukan di pasaran,” jelasnya.
Dalam proses produksi, dodol masih dibuat secara tradisional menggunakan api kayu. Menurut Asni, penggunaan api kayu menjaga cita rasa khas dan aroma yang tidak bisa diperoleh dari kompor gas. “Kalau pakai kayu ada aroma asap yang menjadi ciri khas. Prosesnya juga memakan waktu lima sampai enam jam untuk satu talam kue,” ungkapnya.
Dari sisi varian, dodol Arrahman hadir dengan lima pilihan rasa, yakni original, durian, pandan, ubi ungu, dan nanas. Varian ubi ungu menjadi salah satu yang menarik perhatian konsumen karena masih jarang ditemukan di daerah lain. “Kalau lebaran, permintaan bisa meningkat tajam hingga tiga kuali produksi dalam sehari,” kata Asni.
Dalam pengembangan usahanya, Arrahman Kue Aceh juga memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan Telegram untuk promosi. Dengan strategi ini, produk mereka semakin dikenal luas di luar Aceh.
Asni berharap, dodol Arrahman nantinya tidak hanya menjadi oleh-oleh khas Nusantara, tetapi juga dapat menembus pasar internasional. “Target kami ke depan tentu ingin sampai ke luar negeri. Untuk saat ini, fokusnya memperluas pasar di Nusantara dulu,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....