Produk Kreatif Aceh Perlu Storytelling dan Inovasi
- 01 Okt 2025 19:38 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Produk kreatif Aceh dinilai memiliki potensi besar menembus pasar nasional bahkan internasional jika mampu mengoptimalkan branding dengan strategi yang tepat. Hal itu disampaikan Mohd Reza Salahuddin, Brand & Community Development SuratPlus (Startup Career Platform), dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Jumat (19/9/2025).
Menurut Reza, kunci utama agar produk kreatif Aceh dapat bersaing di pasar global adalah memiliki cerita otentik atau origin story. “Setiap produk harus punya cerita asli. Misalnya timpan, bagaimana kisahnya bisa jadi kuliner khas Aceh, siapa pembuatnya, hingga cara pengolahannya. Cerita ini menjadi daya tarik yang memperkuat nilai produk,” jelasnya.
Selain origin story, inovasi berkelanjutan juga menjadi faktor penting. Ia mencontohkan produk kuliner maupun kain tradisional Aceh yang perlu terus beradaptasi dengan tren pasar tanpa mengurangi kualitas. “Produk tidak boleh berhenti di satu titik. Tren selalu berubah, sehingga kreator harus berinovasi. Misalnya timpan dengan variasi baru atau kain tradisional dengan bahan yang lebih halus,” tambahnya.
Faktor berikutnya adalah kualitas produk yang konsisten. Menurut Reza, konsistensi mutu menjadi syarat mutlak agar produk bisa diterima di tingkat nasional maupun internasional. “Di level global, kualitas tidak bisa ditawar. Sekali menurun, kepercayaan konsumen bisa hilang,” ujarnya.
Selain itu, Reza menekankan pentingnya kemasan atau packaging. Ia menilai banyak produk kreatif Aceh yang sudah baik dari segi rasa, namun kurang diperhatikan dari sisi desain kemasan. “Pembeli biasanya hanya punya tiga detik untuk memutuskan membeli atau tidak. Kemasan yang menarik akan meningkatkan peluang produk dilirik konsumen,” terangnya.
Dengan kombinasi storytelling, inovasi, kualitas, dan kemasan, Reza optimistis produk kreatif Aceh bisa naik kelas. “Potensinya besar. Tinggal bagaimana para kreator kreatif mampu mengangkat keunikan produk lokal agar bisa bersaing di level lebih luas,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....