Kreatif dan Fungsional, Headband Bayi Buatan Lokal

  • 30 Sep 2025 17:54 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN Banda Aceh : Dari hobi menjadi sumber penghasilan, itulah perjalanan inspiratif Isni Wardaton dalam membangun bisnis aksesori bayi bernama HBCANTIKA. Semuanya berawal dari kebutuhan pribadi saat ia memiliki bayi perempuan dan ingin mendandaninya dengan aksesori lucu.

Saat berbelanja aksesori kepala untuk anaknya, Isni menyadari bahwa harga di pasaran cukup tinggi. Ia pun berpikir, dirinya juga bisa membuat ini sendiri, dan dari sanalah ide bisnisnya mulai tumbuh.

Berbekal kreativitas dan keingintahuan, ia mulai belajar membuat headband secara otodidak. Ia mencari referensi dan mencoba berbagai teknik hingga menghasilkan produk pertamanya.

Kecintaannya pada kerajinan tangan menjadi fondasi kuat dalam membangun bisnis ini. Ia mengaku bahwa dirinya memang menyukai aktivitas membuat sesuatu secara manual.

Isni Wardaton, Owner Headband HBCANTIKA, saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif bersama RRI, Senin (29/9/2025).

"Walau awalnya terinspirasi dari produk orang lain, kami tak berhenti di situ. Kami melakukan modifikasi agar produknya lebih menarik dan memiliki ciri khas tersendiri," ujarnya saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif bersama RRI, Senin (29/9/2025).

Pada awalnya, pembuatan headband ditujukan untuk keperluan pribadi, agar lebih hemat. Namun, saat ia menyadari bahwa modalnya tidak sebesar harga jual di pasaran, ide bisnis pun menguat.

Ia memahami bahwa nilai tinggi dari produk bukan hanya pada bahan, tetapi pada kreativitas pembuatannya. Dari sanalah ia mulai memasarkan produknya ke masyarakat luas.

Menariknya, latar belakang pendidikan Isni adalah fisika, bukan ekonomi atau seni. Namun, hal itu tak menjadi penghalang baginya untuk berkarya dan berwirausaha.

Inspirasi desain awalnya datang dari media sosial, terutama Instagram yang saat itu sedang booming. Ia banyak mengamati desain headband dari luar negeri untuk dijadikan referensi.

Ia mempelajari perpaduan warna, bentuk bunga, dan ornamen lainnya untuk menciptakan sesuatu yang berbeda. Tujuannya adalah menciptakan headband yang unik dan disukai pasar.

Selain estetika, Isni juga mempertimbangkan aspek kenyamanan dan fungsionalitas. Salah satu inovasinya adalah memilih bahan karet yang elastis dan tidak membekas di kepala bayi.

Pengalaman pribadi juga menjadi acuan penting dalam menciptakan produk yang relevan. Ia pernah menerima hadiah bando untuk bayinya, namun ukurannya tidak pas dan kurang nyaman.

Dari pengalaman itu, ia mulai mencari jenis karet yang bisa dipakai sejak bayi baru lahir hingga usia toddler. Ia ingin headband buatannya ekonomis namun tetap berkualitas tinggi.

Produk HBCANTIKA pun dibuat agar tahan lama dan bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Dengan demikian, meski harganya puluhan ribu, nilainya tetap terasa bagi para ibu.

Seiring berkembangnya usaha, kini Isni tidak lagi bekerja sendiri. Ia membentuk tim kecil yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga di sekitarnya.

"Para ibu ini membantu proses produksi, terutama dalam merakit bunga dan ornamen headband. Namun, untuk desain dan penyusunan akhir produk, kami masih turun tangan langsung," ungkapnya.

Ia tetap menjadi desainer utama dalam setiap produk yang dihasilkan. Sentuhan personal ini menjaga kualitas dan keunikan produk HBCANTIKA.

Dalam memilih material, Isni pernah mencoba berbagai jenis karet dari pasar. Ia akhirnya menetapkan karet elastis tertentu yang nyaman dan tahan lama untuk kepala bayi.

Kelebihan karet ini adalah fleksibilitasnya yang memungkinkan satu ukuran bisa dipakai selama bertahun-tahun. Selain nyaman, bahan tersebut juga aman dan tidak menyebabkan iritasi.

Kini, HBCANTIKA tak hanya menjadi brand, tapi juga wadah pemberdayaan perempuan di lingkungannya. Dari rumah kecilnya, Isni Wardaton membuktikan bahwa ibu rumah tangga bisa berkarya dan berdaya secara ekonomi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....