UMKM Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Aceh

  • 23 Sep 2025 18:37 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali ditegaskan sebagai penopang utama perekonomian di Aceh. Hal ini mengemuka dalam siaran UMKM Talks Programa 1 RRI Banda Aceh pada Senin (22/9/2025), dengan tema UMKM Tangguh, Ekonomi Tumbuh.

Saiful Bahri, Subkoordinator Fasilitasi Usaha Kecil Dinas Koperasi dan UKM Aceh, menyebutkan bahwa pemerintah terus berupaya memperkuat daya tahan UMKM lewat berbagai program, mulai dari fasilitasi akses permodalan, pelatihan, hingga bantuan peralatan produksi. Namun, ia mengakui, dari ribuan proposal yang diajukan setiap tahun, hanya sekitar seperempat yang dapat difasilitasi akibat keterbatasan anggaran.

“Kami tetap melakukan verifikasi lapangan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran. Banyak proposal yang gugur karena kesalahan teknis, seperti perhitungan biaya yang tidak sesuai atau kebutuhan peralatan yang tidak relevan,” jelas Saiful.

Sementara itu, Yuliana, Direktur Utama PT Rayeuk Aceh Utama, menyatakan pentingnya kesiapan UMKM menghadapi perubahan pola konsumsi dan perkembangan teknologi digital. Menurutnya, promosi melalui media sosial kini tidak sekadar alat penjualan, tetapi juga sarana edukasi dan membangun kepercayaan konsumen.

“UMKM harus luwes beradaptasi dengan perubahan. Di perusahaan kami, promosi kami arahkan bukan hanya untuk menjual produk, tetapi juga untuk memberi solusi dan memastikan kesejahteraan petani lokal dengan kontrak harga tetap,” ujar Yuliana.

Ia menambahkan, tantangan besar yang dihadapi pelaku UMKM antara lain fluktuasi harga bahan baku, biaya kemasan yang tinggi, serta ongkos distribusi yang membebani. Meski demikian, kolaborasi dengan petani melalui sistem kontrak dan dukungan pemerintah dalam penyediaan kemasan menjadi strategi yang efektif menjaga stabilitas usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....