Kisah Inspiratif Asni, Pengolah Dodol Aceh Me-Nusantara

  • 17 Sep 2025 11:30 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN - Banda Aceh : Usaha kecil dan menengah (UMKM) kembali menjadi sorotan melalui kisah inspiratif pelaku lokal yang terus berupaya menembus pasar nasional. Dalam siaran UMKM Talks Programa 1 RRI Banda Aceh, Senin (15/9/2025), Pemilik Arrahman Kue Aceh, Asni berbagi perjalanan usahanya dari Aceh Besar hingga dikenal di luar daerah.

Menurut Asni, usaha dodol yang kini ia kelola berawal dari tradisi keluarga. “Dulu hanya dibuat untuk hantaran, kemudian sejak 2019 kami kembangkan menjadi produk oleh-oleh,” jelasnya.

Produk dodol Arrahman hadir dengan lima varian rasa, mulai dari original, durian, pandan, ubi ungu, hingga nanas.

Keunikan dodol ini terletak pada proses produksinya yang masih tradisional. Menggunakan kayu bakar sebagai sumber api, proses memasak memakan waktu hingga enam jam per talam. “Kayu bakar memberi cita rasa khas yang berbeda dibandingkan menggunakan gas,” kata Asni.

Inovasi lain yang ditawarkan ialah kemasan mini, sehingga memudahkan konsumen menikmati dodol tanpa harus memotongnya. Upaya ini mendapat sambutan positif dari pasar, bahkan pesanan telah menembus Pulau Jawa dan Bali. Meski demikian, Asni mengakui masih ada kendala, terutama pada alat produksi yang masih mengandalkan tenaga manusia.

“Harapan kami ke depan, selain menjaga resep asli orang tua, kami juga ingin mengembangkan kemasan yang lebih tahan lama agar bisa menjangkau pasar lebih luas, termasuk internasional,” tambahnya.

Di akhir dialog, Asni menyampaikan pesan bagi pelaku UMKM yang baru merintis. “Tetap semangat dan jangan mudah menyerah. Terus berusaha dan promosikan produk, karena setiap usaha pasti ada hasilnya,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....