Produk Kreatif Aceh Dipromosikan ke Pasar Global
- 31 Agt 2025 20:36 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Upaya menjaga keberlanjutan industri kreatif berbasis budaya lokal terus dilakukan Dinas Koperasi dan UKM Aceh melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Plut KUMKM. Langkah ini antara lain diwujudkan melalui kerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Aceh dalam mempromosikan produk-produk khas daerah.
Kepala UPTD Plut KUMKM Aceh, Rosti Maidar, dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Jumat (29/8/2025), menyebutkan produk kreatif seperti bordir, sulaman, dan kain tenun merupakan warisan budaya Aceh yang patut dijaga sekaligus dikembangkan sebagai bagian dari industri kreatif.
“Kami dari Dinas Koperasi UKM Aceh berupaya terus mempromosikan dan mengembangkan produk-produk kreatif. Misalnya anyaman bambu, bordir, hingga makanan khas seperti ikan kemamah yang kini sudah bisa langsung dikonsumsi dalam kemasan,” ujarnya.
Rosti menambahkan, promosi produk dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan pelaku industri kreatif dalam berbagai event, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Langkah ini diharapkan mampu membuka pasar yang lebih luas bagi produk-produk Aceh.
Namun, ia mengakui masih ada tantangan dalam hal pemasaran. Belum semua pelaku usaha beralih ke sistem digitalisasi, baik untuk promosi maupun pencatatan keuangan. Padahal, menurutnya, pemanfaatan teknologi digital sangat penting untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar.
“Kita tidak katakan sedikit, tapi memang belum semuanya pelaku usaha beralih ke digital. Padahal digitalisasi sangat membantu dalam pemasaran maupun pengelolaan usaha,” jelasnya.
Rosti menegaskan, pemerintah daerah bersama Plut KUMKM akan terus melakukan pendampingan, pelatihan, dan promosi agar industri kreatif berbasis budaya lokal Aceh dapat berkembang berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....