UMKM Aceh Harus Tingkatkan Literasi Bisnis dan Keuangan

  • 31 Agt 2025 20:13 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih menghadapi berbagai tantangan dalam pengembangan usaha, terutama terkait keterbatasan akses permodalan, strategi bisnis, hingga literasi keuangan.

Hal tersebut disampaikan Kepala UPTD Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT KUMKM) Aceh, Rosti Maidar, SE., M.Si, dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Jumat (29/8/2025).

Menurutnya, banyak pelaku UMKM yang tidak bankable karena tidak memiliki agunan maupun laporan keuangan yang jelas. Kondisi ini membuat mereka sulit mengakses pinjaman perbankan.

“Permasalahan lain adalah minimnya literasi bisnis. Banyak pelaku usaha hanya fokus membuka usaha tanpa memikirkan strategi pemasaran maupun penyusunan laporan keuangan. Padahal, hal tersebut sangat penting untuk keberlanjutan bisnis,” jelas Rosti.

Ia menambahkan, UPTD PLUT KUMKM Aceh berupaya mendampingi pelaku usaha melalui pelatihan, pembinaan, hingga pemberian bantuan alat produksi sesuai kebutuhan, seperti mesin jahit untuk usaha konveksi dan mixer bagi pelaku kuliner.

Rosti menegaskan, pendampingan ini tidak hanya sebatas pemberian modal berupa uang, melainkan juga dukungan dalam bentuk sarana usaha serta peningkatan kapasitas manajerial. Dengan begitu, UMKM diharapkan lebih siap bersaing dan mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....