Membentang Benang Impian Sejak Usia Sekolah Dasar

  • 23 Jul 2025 20:00 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN,Banda Aceh : Berangkat dari keinginan mandiri untuk membantu ekonomi keluarga yang hidup sebagai petani, sebagai tujuh bersaudara, Surita Rahmadewi, memulai usaha bordir sejak masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar pada 1991. , Surita menggeluti kerajinan bordir secara manual, jelas surita saat wawancara bersama RRI Rabu (23/7/2025).

“Saya ingin membahagiakan orang tua dan adik-adik saya, minimal bisa jajan sendiri,” ujar Surita mengenang motivasi awalnya. Seiring waktu, usahanya terus tumbuh. Pada awal 2000-an, Surita menitipkan produknya di toko - toko suvenir yang ada di Banda Aceh, yang kemudian Pada 2008, ia resmi mendirikan UMKM bordir “Setari”.

Dengan mempekerjakan tiga tenaga kerja yang terdiri dari adik dan tetangga untuk memenuhi permintaan yang kian meningkat. Kini, produk Setari menampilkan motif khas Aceh yang divariasikan sesuai kreasi Surita, saat ini produk hasil kreasi saya dipajang di galeri khusus yang saya dirikan di depan rumah.

Surita menekankan pentingnya memadukan budaya lokal dengan inovasi. “Saya ingin mengembangkan motif bordir Aceh dengan gaya sendiri, sehingga memiliki ciri khas Surita,” tukasnya.

Berbekal tekad dan kreativitas, perempuan yang memulai dari nol ini telah menorehkan jejaknya di dunia UMKM Aceh dengan melestarikan seni sulaman tangan.

Dukungan keluarga dan jaringan UMKM lokal jadi pilar kesuksesan usaha Surita. Suami berperan mencari bahan baku, sedangkan tetangga membantu proses produksi saat permintaan memuncak. Surita menegaskan pentingnya kolaborasi: “UMKM perlu bersinergi, baik lewat pameran di luar maupun platform media sosial, agar produk bordir Aceh makin dikenal luas.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....