Aceh Perlu Tingkatkan Nilai Komoditi Unggulan

  • 17 Jun 2026 09:14 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Ketua umum Petani Milenial Aceh Benni Baihaqi, SP menilai pengembangan komoditas unggulan Aceh perlu difokuskan pada peningkatan nilai tambah produk agar mampu memberikan keuntungan lebih besar bagi petani dan pelaku usaha di daerah.

Benni menyebut kopi sebagai komoditas utama yang perlu mendapat perhatian. Menurutnya, kopi Gayo telah dikenal dunia, namun sebagian besar masih dijual dalam bentuk bahan mentah sehingga nilai ekonominya belum optimal.

“Kopi itu adalah komoditi unggulan yang mendunia. Saat ini kita selalu menjual dalam keadaan mentah, padahal nilai tambah dari roasting, packaging, ataupun dijual dalam bentuk minuman siap saji itu sangat luar biasa,” jelas Benni dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Selasa 9 Juni 2026.

Selain kopi, Benni juga menyoroti nilam dan kakao sebagai komoditas potensial yang perlu dikembangkan. Ia mengatakan nilam Aceh merupakan bahan baku penting industri parfum dunia, sementara kakao memiliki peluang peningkatan nilai jual apabila diolah menjadi produk turunan seperti bubuk kakao dan berbagai produk olahan lainnya.

Benni menambahkan, sektor hortikultura seperti selada, pakcoy, melon, dan tanaman hidroponik juga menjanjikan karena memiliki masa panen relatif singkat dan perputaran modal yang cepat. Menurutnya, dukungan pembinaan, penyuluhan, serta pemanfaatan media sosial untuk promosi hasil panen dapat menjadi strategi efektif menarik minat generasi muda terjun ke sektor pertanian.

“Saya berharap pengembangan komoditas unggulan tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat perekonomian Aceh,” tutup Benni.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....