Harga komoditas di Pasar Induk Lambaro Mulai Merangkak Naik
- 18 Mei 2026 12:16 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Aceh Besar -Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok mulai dirasakan para pedagang dan pembeli di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar. Beberapa komoditas bumbu dapur mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Komoditas yang paling terasa kenaikannya yakni tomat. Jika sebelumnya dijual sekitar Rp8 ribu per kilogram, kini harga tomat melonjak hingga Rp25 ribu per kilogram atau melebihi harga eceran tertinggi. Sementara itu, harga bawang merah berada di angka Rp45 ribu per kilogram, cabai rawit Rp30 ribu per kilogram, kentang Rp12 ribu per kilogram, dan cabai merah sekitar Rp35 ribu per kilogram yang masih relatif stabil.
Pedagang bumbu dapur di Pasar Induk Lambaro, Fahmi, mengatakan kenaikan harga belum sepenuhnya dipengaruhi oleh melemahnya nilai tukar rupiah, namun juga dipicu meningkatnya permintaan menjelang tradisi Meugang Idul Adha.
“Sebenarnya dampak melemahnya rupiah ini belum begitu berasa, karena pun ini kita sudah mau dekat Meugang Lebaran Iduladha kan memang biasanya harga-harga bumbu dapur ini naik,” kata Fahmi saat diwawancarai RRI pada senin 18 Mei 2026.
Kenaikan harga juga dirasakan pedagang grosir. Seorang pedagang yang akrab disapa Mbak Yu menyebut sejumlah barang kebutuhan usaha mengalami lonjakan harga cukup tinggi. “Harga plastik yang tadinya Rp34 ribu naik jadi Rp64 ribu per pak, minyak goreng dari Rp160 ribu sekarang Rp210 ribu per kotak, mie yang tadinya Rp36 ribu sekarang sudah naik ke Rp40 ribu per dus,” ujar Mbak Yu.
Kondisi tersebut turut dikeluhkan masyarakat. Salah seorang pembeli, Fitri, mengaku kenaikan harga membuat daya beli masyarakat semakin menurun karena uang belanja yang biasanya cukup kini terasa kurang. “Semoga bahan di pasar jangan begitu melonjak, karena kita biasanya bawa uang Rp200 ribu sudah dapat banyak, ini sekarang Rp200 ribu rasanya belum banyak kita beli sudah habis,” kata Fitri.
Meski kenaikan harga saat ini belum sepenuhnya dipicu oleh pelemahan rupiah, kondisi tersebut dinilai dapat semakin memperburuk harga pasar. Dampaknya tidak hanya dirasakan pedagang dan masyarakat perkotaan, tetapi juga warga di desa yang secara langsung bergantung pada kebutuhan pokok sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....