Nilai Tukar Petani Aceh Naik 0,59 Persen, Capai 128,06 pada Agustus 2026
- 01 Sep 2026 23:45 WIB
- Banda Aceh
RRICO.ID, Banda Aceh - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Aceh pada Agustus 2026 mencapai 128,06. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 0,59 persen dibandingkan NTP pada Juli 2026.
Kepala BPS Aceh Agus Andria, mengatakan, peningkatan NTP terjadi pada hampir seluruh subsektor pertanian selama Agustus 2026. "Namun, subsektor tanaman pangan menjadi satu-satunya subsektor yang tidak mengalami peningkatan NTP," Ujarnya saat penyampaian rilis bulanan dikantor BPS Aceh, Selasa 1 September 2026.
Disebutkan Agus, Indeks Harga yang Diterima Petani (It) pada Agustus 2026 mengalami kenaikan sebesar 0,99 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan tersebut terjadi pada seluruh subsektor yang dipantau di Provinsi Aceh.
Peningkatan It menunjukkan adanya kenaikan harga komoditas yang diterima petani selama periode Agustus 2026. Kondisi tersebut turut mendorong peningkatan Nilai Tukar Petani secara keseluruhan.
Di sisi lain, Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) juga mengalami peningkatan pada Agustus 2026. Indeks tersebut tercatat naik sebesar 0,40 persen dibandingkan Juli 2026.
Kenaikan Ib dipengaruhi oleh meningkatnya indeks harga yang dibayar petani pada seluruh subsektor. Perubahan tersebut mencerminkan adanya kenaikan biaya yang harus dikeluarkan petani untuk memenuhi kebutuhan produksi maupun konsumsi rumah tangga.
Selain perkembangan NTP, hasil pemantauan harga kebutuhan rumah tangga di sejumlah daerah perdesaan Aceh juga menunjukkan adanya inflasi. Pada Agustus 2026, inflasi perdesaan di Provinsi Aceh tercatat sebesar 0,46 persen.
Peningkatan NTP menjadi salah satu indikator bahwa daya tukar petani terhadap barang dan jasa yang dibutuhkan mengalami perbaikan selama Agustus 2026. Meski demikian, kenaikan harga kebutuhan rumah tangga di perdesaan tetap perlu menjadi perhatian untuk menjaga daya beli dan kesejahteraan petani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....