Indosat Gandeng Ooredoo, Nokia, dan NVIDIA Bangun Infrastruktur AI di Asia-Pasifik

  • 10 Agt 2026 13:43 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Jakarta – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) bersama Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA meluncurkan Zankore by Indosat, platform infrastruktur kecerdasan buatan (AI) terintegrasi yang ditujukan untuk memperkuat kapasitas komputasi AI di kawasan Asia-Pasifik.

Kolaborasi tersebut diumumkan di Jakarta, dengan target kapasitas AI Factory NVIDIA DSX mencapai 1 gigawatt (GW). Pengembangan platform ini menjadikan Indonesia sebagai titik awal untuk memperluas infrastruktur AI ke pasar Asia-Pasifik.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid mengatakan Indonesia memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan AI dalam negeri sekaligus melayani pasar kawasan.

Menurutnya, perpaduan sumber daya dan talenta Indonesia dengan keahlian global serta kemitraan strategis dapat mempercepat pembangunan infrastruktur AI yang berdaulat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Pemerintah siap mendukung penuh inisiatif yang memperkuat daya saing digital Indonesia, sekaligus memastikan manfaat AI dapat dirasakan secara adil dan merata di seluruh penjuru negeri," ujar Meutya.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan perkembangan pemanfaatan AI dari tahap eksperimen menuju penerapan di berbagai industri turut meningkatkan kebutuhan terhadap daya komputasi dan ekosistem AI yang terintegrasi.

Zankore by Indosat, kata dia, akan menghadirkan fondasi untuk mempercepat adopsi AI dalam skala besar, dengan memadukan berbagai kapabilitas AI, mulai dari model AI seperti Sahabat-AI hingga jaringan cerdas melalui AI Grid dan AI-RAN.

Dalam pengembangannya, Zankore menggunakan NVIDIA DSX sebagai arsitektur acuan, platform, sekaligus ekosistem untuk merancang dan mengoperasikan AI Factory. Teknologi tersebut mengintegrasikan komputasi, jaringan, daya, pendinginan, dan operasional dalam satu sistem.

Zankore menargetkan kapasitas sekitar 200 megawatt (MW) AI yang ditenagai NVIDIA GB300 NVL72 pada semester pertama 2027. Platform tersebut juga mengintegrasikan NVIDIA DSX MaxLPS yang dirancang mengoptimalkan penggunaan daya secara dinamis di berbagai lapisan GPU.

"Dengan kapasitas listrik yang sama, teknologi MaxLPS disebut dapat meningkatkan kapasitas komputasi hingga 40 persen, sehingga berpotensi memperbesar kemampuan Zankore dalam melayani pengguna," katanya.

Dalam kolaborasi tersebut, Ooredoo Group berperan sebagai sponsor utama dengan menyediakan modal jangka panjang dan memperluas jangkauan platform ke tingkat regional.

Indosat membawa infrastruktur digital dan kepemimpinan pasar di Indonesia, sementara NVIDIA menyediakan teknologi accelerated computing, perangkat lunak AI, GPU generasi terbaru, serta ekosistem AI global. Nokia menghadirkan jaringan berbasis AI untuk mendukung infrastruktur yang aman dan berkinerja tinggi.

Group Chief Executive Officer Ooredoo Group, Aziz Aluthman Fakhroo, mengatakan pembangunan infrastruktur AI membutuhkan investasi berskala besar dan kemitraan strategis untuk menciptakan pertumbuhan jangka panjang.

Sementara itu, President and CEO Nokia, Justin Hotard, menilai perkembangan penerapan AI di berbagai sektor membuat negara dan pelaku usaha perlu membangun kemampuan AI yang berdaulat, aman, terukur, dan tepercaya.

Menurutnya, teknologi jaringan yang AI-native dari Nokia akan menjadi salah satu penopang konektivitas dalam pengembangan infrastruktur AI generasi baru.

Senior Vice President of Telecom NVIDIA, Ronnie Vasishta, mengatakan AI Factory menjadi infrastruktur penting bagi negara maupun industri dalam menghadapi perkembangan teknologi AI.

"Zankore by Indosat akan mendorong kemampuan Asia Tenggara dalam membentuk masa depan AI yang berkelanjutan," ujarnya.

Zankore by Indosat telah membentuk jajaran pimpinan dengan Vikram Sinha sebagai Director sekaligus Chairman of the Board. Sementara Aziz Aluthman Fakhroo, Thomas Chevanne, Vishal Gupta, dan Arijit Ranjan Sarker menjabat sebagai Directors. Posisi Chief Executive Officer (CEO) diisi Ulf Ewaldsson.

Platform tersebut dirancang untuk melayani berbagai sektor, termasuk penyedia layanan cloud, dunia usaha, pemerintah, dan pengembang AI. Pengembangan ini diharapkan mempercepat inovasi teknologi sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi berbasis AI di Asia Tenggara dan kawasan Asia-Pasifik.

Dalam transaksi tersebut, Citi bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif bagi Indosat, sedangkan FTI Capital Advisors menjadi penasihat keuangan bagi Ooredoo Group.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....