Angka Inflasi Aceh pada Juli 2026 Meningkat

  • 04 Agt 2026 12:01 WIB
  •  Banda Aceh

RRICO.ID, Banda Aceh - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat Provinsi Aceh mengalami inflasi secara bulanan (month to month/m-to-m) sebesar 0,24 persen pada Juli 2026. Sementara itu, inflasi tahunan (year on year/y-on-y) tercatat sebesar 5,38 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 115,87.

Kepala BPS Aceh Agus Andria, menyebutkan inflasi tahunan tersebut mencerminkan kenaikan harga berbagai komoditas yang dikonsumsi masyarakat dibandingkan periode yang sama sebelumnya. Kondisi itu menunjukkan tekanan harga masih terjadi pada sejumlah kelompok pengeluaran.

"Berdasarkan wilayah penghitungan IHK, inflasi tahunan tertinggi terjadi di Kabupaten Aceh Tengah sebesar 6,91 persen dengan IHK sebesar 120,00. Adapun inflasi terendah tercatat di Meulaboh sebesar 3,50 persen dengan IHK mencapai 115,52," Ujarnya saat penyampaian rilis bulanan dikantor BPS Aceh, Senin 3 Agustus 2026.

Disebutkan Agus, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi dengan kenaikan indeks sebesar 6,49 persen. Selain itu, kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran mengalami kenaikan paling tinggi, yakni 11,12 persen.

Kenaikan harga juga terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang meningkat sebesar 9,36 persen. Sementara kelompok transportasi mencatat kenaikan indeks sebesar 5,69 persen dibandingkan Juli tahun lalu.

Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mengalami kenaikan indeks sebesar 2,41 persen. Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga juga naik sebesar 3,48 persen.

Di sektor kesehatan, indeks harga meningkat sebesar 2,01 persen secara tahunan. Kenaikan juga terjadi pada kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang mencapai 2,90 persen.

Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya mencatat kenaikan indeks sebesar 1,70 persen. Sementara kelompok pendidikan mengalami inflasi sebesar 0,80 persen selama periode yang sama.

Di tengah kenaikan pada sebagian besar kelompok pengeluaran, terdapat satu kelompok yang justru mengalami penurunan indeks. Kelompok pakaian dan alas kaki tercatat mengalami deflasi sebesar 0,98 persen secara tahunan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....