Ekonomi Digital Aceh Berpeluang Tingkatkan Nilai Produk Lokal

  • 29 Jul 2026 08:07 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala, Prof. Aliasuddin, Ph.D, mengatakan Aceh memiliki peluang besar mengembangkan ekonomi digital untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, pemanfaatan teknologi digital di Aceh saat ini masih didominasi untuk komunikasi dan konsumsi, belum optimal mendukung kegiatan ekonomi produktif.

Dalam dialog Program Ekonomi Digital RRI Banda Aceh Jumat 24 Juli 2026, Prof. Aliasuddin menjelaskan, tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya literasi digital, terutama di kalangan pelaku UMKM generasi yang lebih tua, serta belum meratanya infrastruktur internet di berbagai daerah.

Menurutnya, sektor pertanian, perikanan, kuliner, pariwisata, hingga industri kreatif memiliki potensi besar apabila produk yang dihasilkan tidak lagi dijual sebagai bahan mentah, melainkan diolah menjadi produk bernilai tambah dan dipasarkan melalui platform digital.

Ia mencontohkan hasil perikanan Aceh yang masih banyak dijual dalam bentuk mentah, padahal dapat diolah menjadi produk seperti bakso ikan, tepung ikan, maupun makanan siap saji yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dan jangkauan pasar lebih luas.

Prof. Aliasuddin juga mendorong pemerintah daerah membangun pusat pemasaran digital atau showcase bagi UMKM, sehingga pelaku usaha yang belum menguasai teknologi tetap dapat memasarkan produknya secara daring.

Selain itu, ia menilai kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi kunci untuk mempercepat transformasi digital sekaligus membuka lapangan kerja baru di Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....