Ekspor Aceh April 2026 Capai USD 56,99 Juta, Neraca Perdagangan Surplus USD 7,74 Juta

  • 02 Jun 2026 23:05 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Nilai ekspor barang yang berasal dari Provinsi Aceh pada April 2026 tercatat mencapai USD 56,99 juta. Angka ini mengalami penurunan sekitar 3,93 persen jika dibandingkan dengan nilai ekspor pada bulan Maret 2026 sebelumnya.

Kepala BPS Aceh Agus Andria mengatakan, kelompok komoditas yang menjadi penyumbang terbesar dalam ekspor bulan ini adalah Bahan Bakar Mineral dengan nilai mencapai USD 45,57 juta. "Nilai tersebut didominasi oleh komoditas batubara yang masih menjadi andalan utama perdagangan luar negeri daerah ini," ujarnya saat penyampaian rilis bulanan dikantor BPS Aceh, Selasa 2 Juni 2026.

Disebutkan Agus, India masih menjadi tujuan utama pengiriman komoditas asal Aceh sepanjang bulan laporan, dengan nilai transaksi mencapai USD 38,14 juta. Komoditas yang dikirim ke negara tersebut sebagian besar berupa batubara, diikuti oleh berbagai jenis produk kimia.

Ditinjau dari sektor usahanya, ekspor tertinggi Provinsi Aceh pada April 2026 berasal dari hasil pertambangan yang senilai USD 45,67 juta. Kontribusi ini menegaskan bahwa sektor sumber daya alam masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah dalam perdagangan internasional.

Sementara itu, nilai impor Provinsi Aceh pada bulan yang sama tercatat sebesar USD 49,25 juta. Angka ini mengalami kenaikan cukup signifikan, yakni sebesar 14,09 persen dibandingkan nilai impor pada bulan Maret 2026.

Struktur barang impor Aceh pada bulan ini didominasi oleh kelompok Bahan Bakar Mineral atau Gas alam dengan nilai mencapai USD 45,91 juta. Posisi kedua ditempati oleh komoditas Kimia Dasar Anorganik Lainnya yang nilainya mencapai USD 2,99 juta.

Sisanya merupakan kelompok bahan mineral lainnya yang memiliki nilai impor lebih kecil, yaitu sekitar USD 0,36 juta. Komposisi ini menunjukkan kebutuhan daerah yang besar terhadap pasokan energi dan bahan baku industri.

Dari selisih antara nilai ekspor dan impor tersebut, neraca perdagangan luar negeri Provinsi Aceh pada April 2026 mengalami kelebihan atau surplus. Nilai kelebihan perdagangan yang berhasil dibukukan mencapai sekitar USD 7,74 juta.

Sebagian besar komoditas asal Aceh dikirimkan langsung melalui pelabuhan yang berada di wilayah Provinsi Aceh, yakni senilai USD 45,58 juta. Jumlah tersebut setara dengan 79,97 persen dari keseluruhan total ekspor barang yang berasal dari daerah ini.

Persentase tersebut mengindikasikan bahwa fasilitas pelabuhan di Aceh telah berfungsi optimal dalam menunjang arus keluar barang dagangan. Sisanya merupakan komoditas yang dikirimkan melalui pintu gerbang perdagangan di luar wilayah provinsi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....