Pertamina Sesuaikan Penyaluran BBM Seiring Peningkatan Konsumsi di Aceh
- 31 Mei 2026 17:32 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – PT Pertamina Patra Niaga terus memantau perkembangan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di Aceh, khususnya di Kota Banda Aceh yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga meski terjadi peningkatan kebutuhan akibat mobilitas masyarakat dari berbagai daerah.
Sales Area Manager (SAM) Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, mengatakan dinamika konsumsi BBM di lapangan sangat dipengaruhi oleh pergerakan penduduk dan aktivitas ekonomi antarwilayah.
Dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Selasa 26 Mei 2026, Misbah menjelaskan Banda Aceh menjadi tujuan masyarakat dari sejumlah daerah penyangga seperti Kabupaten Pidie, Aceh Besar, hingga Aceh Jaya untuk bekerja maupun beraktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut turut berdampak pada peningkatan kebutuhan BBM di ibu kota provinsi.
"Di lapangan memang sangat dinamis. Kota Banda Aceh memiliki daerah-daerah penyangga seperti Pidie, Aceh Besar, dan Aceh Jaya yang masyarakatnya juga banyak beraktivitas di Banda Aceh. Karena itu kami selalu memonitor perkembangan konsumsi di setiap wilayah," ujarnya.
Menurut Misbah, pemantauan konsumsi BBM dilakukan secara berkala dan menjadi salah satu parameter utama dalam menentukan penyesuaian distribusi maupun penyaluran BBM ke berbagai daerah.
Ia menegaskan Pertamina memiliki mekanisme untuk menyesuaikan pasokan apabila terjadi perubahan pola konsumsi yang signifikan. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi tanpa mengganggu distribusi di wilayah lain.
"Perkembangan konsumsi di masing-masing wilayah menjadi salah satu dasar bagi kami untuk melakukan penyesuaian penyaluran. Tujuannya agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal," kata Misbah.
Lebih lanjut, ia menegaskan prinsip pemerataan distribusi tetap menjadi prioritas Pertamina. Baik masyarakat yang berasal dari luar Banda Aceh maupun warga yang beraktivitas di daerah lain tetap harus memperoleh akses BBM yang memadai.
Pertamina, kata dia, terus memonitor pergerakan konsumsi harian guna memastikan stok dan distribusi berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi perubahan permintaan yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat faktor mobilitas penduduk maupun pertumbuhan aktivitas ekonomi.
"Kami berharap seluruh konsumen BBM dapat terlayani dengan baik. Karena itu, pergerakan konsumsi harian terus kami pantau agar penyaluran dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan," ujarnya.
Dengan sistem pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan, Pertamina optimistis distribusi BBM di Aceh dapat tetap terjaga dan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, terutama di kawasan perkotaan seperti Banda Aceh yang menjadi pusat mobilitas warga dari berbagai daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....