Pertamina Sebut Stok Biosolar di Banda Aceh Aman, Antrean Dipicu Lonjakan Konsumsi
- 31 Mei 2026 16:33 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan Biosolar bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Banda Aceh dalam kondisi aman meskipun terjadi antrean kendaraan dalam beberapa waktu terakhir.
Sales Area Manager (SAM) Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, mengatakan penyaluran Biosolar di Aceh dilakukan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah melalui kuota yang dialokasikan untuk setiap kabupaten/kota dan SPBU.
"Biosolar merupakan jenis bahan bakar tertentu (JBT) yang mendapatkan subsidi dari pemerintah. Penyalurannya diatur berdasarkan kuota yang ditetapkan pemerintah melalui BPH Migas sesuai anggaran subsidi yang tersedia setiap tahun," kata Misbah dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, volume penyaluran Biosolar ke SPBU di Kota Banda Aceh saat ini justru berada di atas rata-rata penyaluran harian sebelum terjadinya antrean. Pertamina juga terus melakukan pemantauan terhadap stok dan distribusi guna memastikan pasokan tersedia di setiap SPBU.
Misbah menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, antrean yang terjadi bukan disebabkan oleh kelangkaan pasokan, melainkan meningkatnya konsumsi masyarakat. Peningkatan jumlah kendaraan yang melakukan pengisian menyebabkan transaksi Biosolar di sejumlah SPBU mengalami lonjakan dibandingkan hari-hari normal.
"Secara umum stok di SPBU masih tersedia meskipun terjadi antrean. Kami terus memonitor ketersediaan stok dan distribusi agar pasokan tetap terjaga sesuai kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, Pertamina terus melakukan evaluasi terhadap pola konsumsi dan distribusi Biosolar di Banda Aceh. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi serta meminimalkan potensi gangguan pelayanan di SPBU.
Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku dalam penggunaan bahan bakar bersubsidi sehingga distribusi dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....