Kebutuhan LPG di Aceh saat Ramadan Diprediksi Meningkat
- 20 Feb 2026 16:31 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Aceh — Kebutuhan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Aceh diproyeksikan meningkat selama Ramadan dan Idul Fitri 2026. Rata-rata penyaluran LPG harian diperkirakan naik 4,7 persen, dari 440 metrik ton (MT) menjadi 461 MT per hari.
Proyeksi tersebut merupakan bagian dari peningkatan konsumsi LPG di wilayah kerja Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yang mencakup Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Secara regional, kebutuhan LPG diprediksi meningkat 3,8 persen, dari rata-rata normal 3.733 MT per hari menjadi 3.874 MT per hari selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan peningkatan kebutuhan LPG dipengaruhi tingginya aktivitas rumah tangga, usaha mikro, serta meningkatnya kegiatan kuliner selama Ramadan.
“Kami memproyeksikan peningkatan kebutuhan LPG selama periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini sebesar 3,8 persen dibandingkan rerata konsumsi normal harian,” ujar Fahrougi dalam keterangannya Jumat 20 Februari 2026.
Ia memastikan Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan stok dan menjaga kelancaran distribusi LPG agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Koordinasi juga terus dilakukan bersama pemerintah daerah, kepolisian, agen LPG, dan pangkalan resmi guna memastikan distribusi berjalan optimal.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kilogram sesuai peruntukan dan melalui pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai ketentuan pemerintah. Selain itu, masyarakat pengguna LPG non-subsidi Bright Gas dapat memanfaatkan berbagai promo pengisian ulang yang tersedia di outlet resmi.
Pertamina turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif mengawasi distribusi LPG bersubsidi dan melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan melalui Pertamina Call Center di nomor 135.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....