Bahasa Aceh Terancam Punah

  • 11 Mei 2025 20:49 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Duta Bahasa Aceh 2025 Cut Aja Wafirah mengajak orang tua untuk sering mengajak anak nya berbicara bahasa daerah di rumah. Hal ini disampaikannya beberapa waktu lalu dalam podcast Kuphie Sareng RRI Banda Aceh.

Cut Aja mengingatkan bahwa bahasa adalah identitas, bila jarang digunakan lama kelamaan ia akan punah. Tentu sangat disayangkan bila bahasa Aceh akan menjadi asing dikalangan generasi muda. " dalam bahasa ada istilah Trigatra Bangun Bahasa ; Utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, kuasai bahasa asing" ujarnya.

Dari hasil kajian Tim Peneliti Balai Bahasa Provinsi Aceh (BBPA) dan Peneliti Bahasa, Sosial, Humaniora Badan Riset dan Inovasi Nasional BRIN pada 2019 tentang status vitalitas (kekuatan) dari bahasa-bahasa daerah di Aceh, menunjukkan bahwa status bahasa Aceh dan Gayo dalam tingkatan terancam punah.

Sementara itu Peneliti Bahasa, Sosial, dan Humaniora Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Iskandar Syahputera menyebut bahasa Aceh berada dalam status definitely endangered atau terancam punah secara pasti.

“Dari skala tingkat keterancaman bahasa 5-0 dari (UNESCO), maka saat ini status vitalitas bahasa Aceh berada pada level 3,” kata Iskandar

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....