Mahasiswa FK USK Dorong Inklusivitas Layanan Kesehatan lewat Program LOVE 2026

  • 24 Apr 2026 17:59 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh : Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) yang tergabung dalam organisasi CIMSA menghadirkan program Language of Visual Expression (LOVE) 2026 sebagai upaya mendorong inklusivitas layanan kesehatan.

Program ini berfokus pada pelatihan bahasa isyarat bagi mahasiswa kedokteran agar mampu berkomunikasi langsung dengan pasien tunarungu tanpa perantara.

Project Officer LOVE 2026, Zuhra Arifca, mengatakan bahwa program ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan, di mana pasien tunarungu kerap kesulitan menyampaikan keluhan kesehatan secara langsung kepada tenaga medis.

“Selama ini komunikasi sering melalui keluarga. Padahal idealnya dokter berkomunikasi langsung dengan pasien,” ujarnya dalam siaran Pro 2 RRI Banda Aceh, Selasa 22 April 2026.

LOVE 2026 melibatkan sekitar 60 peserta, dengan 20 mahasiswa menjadi fokus utama pelatihan intensif. Program ini juga menggandeng sekolah luar biasa (SLB) sebagai mitra pembelajaran.

Sementara itu, Kadiv Kestari LOVE 2026, Eri Lusmiani, menambahkan bahwa pembelajaran bahasa isyarat masih menjadi tantangan karena membutuhkan latihan berkelanjutan.

Meski demikian, ia menilai program ini penting untuk menciptakan layanan kesehatan yang lebih adil.

“Kami ingin semua pasien mendapatkan hak yang sama, termasuk dalam hal komunikasi,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....