Yuk Kita Pahami Kalimat Yang Diucap Pura-Pura Cerdas
- 14 Jan 2026 09:30 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kalimat yang terdengar intelektual namun minim makna kini semakin sering ditemui dalam berbagai forum diskusi, media sosial, hingga percakapan sehari-hari. Kalimat semacam ini kerap diucapkan untuk memberi kesan cerdas, padahal substansinya kabur dan sulit dipahami secara konkret.
Dalam dunia kerja, penggunaan kalimat pura-pura cerdas ini justru dapat menimbulkan kebingungan dan memperlambat pengambilan keputusan. Alih-alih memperjelas persoalan, bahasa yang terlalu berbelit membuat pesan utama sulit ditangkap oleh rekan kerja maupun audiens yang mendengarkan.
Dicuplik dari laman Beautynesia. Profesor psikologi Art Markman menyampaikan, mempelajari informasi adalah proses seumur hidup. Orang yang benar-benar cerdas justru tidak merasa malu untuk bertanya atau meminta bantuan, karena mereka sadar bahwa pengetahuannya terbatas.
Psikolog sosial menyebut fenomena ini sebagai bentuk kompensasi rasa tidak percaya diri. Dengan memilih diksi yang rumit dan abstrak, seseorang berharap mendapatkan pengakuan, meskipun pesan yang disampaikan tidak sepenuhnya dipahami, bahkan oleh dirinya sendiri.
Para ahli mengingatkan bahwa kecerdasan sejati tercermin dari kemampuan menyampaikan ide secara sederhana, jelas, dan tepat sasaran. Komunikasi yang efektif bukan soal terdengar pintar, melainkan soal membuat orang lain mengerti dan mampu bertindak berdasarkan pesan yang disampaikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....