Bagaimana Membangun Generasi Qur'ani di Era Modern
- 22 Nov 2025 10:30 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Generasi Qur'ani tidak berarti menolak modernitas, melainkan memanfaatkan kemajuan zaman, termasuk teknologi digital, untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Hal ini disampaikan Ust. H. Muzakkir Zulklifli, S.Ag selaku pimpinan dayah insan Qur’ani Aceh Besar dalam dialog bersama Pro1 RRI Banda Aceh, Jumat (21/11/2025).
Pentingnya membangun generasi Qur’ani di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang kian cepat. “Era modern bukanlah alasan untuk menjauh dari Al-Qur’an, tetapi justru momentum untuk menghadirkan nilai-nilai ilahi dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Generasi Qur’ani bukan hanya mereka yang mampu membaca atau menghafal Al-Qur’an, tetapi yang mampu menginternalisasi ajaran-ajarannya. “Yang kita butuhkan adalah generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri,” ujarnya.
Tantangan terbesar umat Islam saat ini adalah arus informasi digital sebagai salah satu faktor yang perlu diwaspadai. “Gawai dan internet ibarat dua mata pisau: bisa membawa kebaikan, tetapi juga keburukan jika tidak diarahkan dengan benar,” tambahnya.
Ia mendorong para orang tua agar tidak hanya memberikan fasilitas teknologi kepada anak-anak, tetapi juga membimbing mereka dalam memanfaatkannya. “Anak-anak harus diajari membedakan konten yang bermanfaat dan yang merusak. Orang tua harus hadir, bukan hanya menyediakan perangkat,” jelasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....