Aceh Gleeh, Gerakan Anak Muda Bangun Semangat Bersih
- 30 Okt 2025 08:12 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Gerakan peduli lingkungan di Aceh terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satunya melalui gerakan Aceh Gleeh, sebuah inisiatif anak muda yang lahir dari semangat kebersamaan untuk menjadikan Aceh lebih bersih dan sehat. Meski kini dikenal luas sebagai komunitas, Aceh Gleeh sejatinya berawal dari sebuah gerakan spontan yang tumbuh secara alami.
“Aceh Gleeh itu sebenarnya lebih ke pergerakan, bukan yang dari awal diniatkan jadi komunitas,” ujar Reza Gunawan, Kapten Aceh Gleeh, dalam dialog interaktif bersama RRI Pro 1 Banda Aceh, Selasa (28/10/2025). Ia menjelaskan, gerakan ini lahir dari diskusi santai bersama beberapa rekannya yang ingin membangun semangat positif bagi masyarakat Aceh. “Awalnya cuma duduk sama teman-teman, berpikir apa yang bisa kita jadikan jargon, sesuatu yang bisa bikin orang Aceh merasa memiliki. Dari situ muncul semangat itu,” tambahnya.
Menurut Reza, istilah “gleeh” dalam bahasa Aceh memiliki makna yang luas. Bukan hanya berarti bersih secara fisik, tapi juga bersih secara menyeluruh dalam pikiran, tindakan, dan lingkungan. “Kalau bilang ‘gleeh’ itu artinya bersih, tapi maknanya luas, bukan cuma tentang sampah atau lingkungan. Ini soal membangun semangat positif untuk Aceh,” ungkapnya.
Gerakan ini kemudian mulai terorganisir ketika semakin banyak masyarakat yang ingin terlibat. Reza pun merasa perlu ada sosok yang mengkoordinasikan agar arah gerakan tetap jelas. “Namanya pergerakan tetap harus ada yang mengkoordinir. Kalau tidak, bisa ke mana-mana. Makanya akhirnya saya diminta untuk jadi kapten, supaya ada yang mengarahkan,” tutur Reza sambil tersenyum.
Nama Aceh Gleeh sendiri baru resmi digunakan pada tahun 2023. Sebelumnya, pergerakan ini belum memiliki identitas yang jelas, meski telah aktif melakukan berbagai aksi sosial dan lingkungan. “Kalau nama itu baru muncul tahun 2023. Tapi gerakannya sudah ada sejak lama, hanya belum punya satu jargon lokal,” jelas Reza. Ia menambahkan, nama tersebut dipilih karena mudah diingat dan dekat dengan masyarakat Aceh.
Pada tahun yang sama, Aceh Gleeh mendapat dukungan dari sejumlah pihak yang membantu menciptakan maskot gerakan tersebut. Momen itu sekaligus menjadi tonggak lahirnya brand Aceh Gleeh secara resmi. “Waktu itu kami dapat dukungan dari abang-abang yang bantu buatkan maskot. Dari situ kami resmikan saat Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023,” kata Reza.
Sejak saat itu, Aceh Gleeh terus aktif dalam berbagai kegiatan lingkungan, khususnya dalam memperingati HPSN. Selama tiga tahun berturut-turut 2023, 2024, dan 2025 mereka melakukan aksi bersih-bersih di berbagai titik di Banda Aceh. “Alhamdulillah dari 2023 sampai 2025 kami rutin ikut aksi di Hari Peduli Sampah Nasional. Ini jadi momentum untuk mengingatkan masyarakat bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....