Anak Muda Aceh Bergerak Nyata Lewat Turun Tangan

  • 28 Okt 2025 22:49 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Di tengah maraknya isu sosial yang ramai dibicarakan di media sosial, masih ada anak muda yang memilih untuk benar-benar “turun tangan”. Bukan sekadar memberi komentar atau menyebarkan tagar, mereka hadir langsung di lapangan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Salah satu komunitas yang mewadahi semangat itu adalah Turun Tangan Aceh.

Koordinator Turun Tangan Aceh, Said Muhammad Syahir Akmal, dalam dialog interaktif Cek Cerita Kamu yang disiarkan di RRI Pro 2 Banda Aceh, Senin (27/10/2025) menjelaskan bahwa gerakan ini menjadi ruang bagi anak muda untuk tidak hanya menjadi penonton dari berbagai isu sosial. “Kami harus tidak hanya melihat isu sesuatu, tapi juga terlibat langsung, turun ke lapangan. Kalau ada isu apapun, kami langsung turun, bukan hanya berpartisipasi di media sosial,” ujarnya.

Menurut Said, nama Turun Tangan sendiri mencerminkan semangat keterlibatan aktif anak muda. “Kenapa namanya Turun Tangan? Karena kita ingin tangan kita benar-benar sampai ke masyarakat, membantu secara nyata, bukan hanya melihat dari jauh,” katanya.

Said bergabung dengan Turun Tangan Aceh pada tahun 2022. Awalnya, ia tertarik karena komunitas ini tidak hanya fokus pada kegiatan sosial secara umum, tetapi juga memiliki perhatian terhadap isu lingkungan. “Waktu itu saya ingin berdampak pada orang-orang di sekitar, terutama di isu lingkungan. Ternyata Turun Tangan mewadahi hal itu, jadi saya bergabung, ikut wawancara, dan alhamdulillah diterima,” tuturnya.

Sejak saat itu, Said aktif mengikuti berbagai kegiatan sosial bersama Turun Tangan Aceh, mulai dari kegiatan lingkungan, edukasi masyarakat, hingga bantuan kemanusiaan. Ia mengaku, meski sibuk kuliah, aktivitas sosial seperti ini justru menjadi pelepas penat dari rutinitas akademik. “Kadang di kampus pusing dengan perkuliahan, jadi kegiatan sosial ini semacam penyaluran. Bisa bersosialisasi dengan masyarakat, terutama mereka yang butuh perhatian khusus,” ungkapnya.

Bagi Said, kebahagiaan sejati justru muncul ketika melihat orang lain tersenyum karena bantuan yang mereka berikan. “Cukup melihat senyum mereka saja sudah ada rasa senang tersendiri. Rasanya seperti dopamin itu keluar, bahagia banget dan sulit diungkapkan dengan kata-kata,” ujarnya.

Melalui Turun Tangan Aceh, Said berharap semakin banyak anak muda yang sadar bahwa perubahan tidak akan datang hanya dengan berkomentar di dunia maya. “Anak muda itu punya energi besar. Kalau energi itu digunakan untuk hal positif dan benar-benar turun tangan, Aceh dan Indonesia bisa jadi tempat yang lebih baik,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....