Semangat Kolaborasi di Balik Sukses Rocket Science Competition
- 27 Okt 2025 21:02 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Di balik kesuksesan gelaran Rocket Science Competition 2025 yang digelar oleh Sekolah Islam Cendikia Anak Bangsa (SIC Anaba), terdapat sosok inspiratif yang memimpin dengan penuh dedikasi Ilham Akbar, Kepala Sekolah sekaligus panitia divisi acara dalam kegiatan tahunan tersebut. Meski memiliki latar belakang akademik di bidang administrasi publik, Ilham justru menemukan panggilan jiwanya di dunia pendidikan.
“Awalnya saya memang bukan dari dunia pendidikan, tapi ketika mulai mengajar sejak semester akhir kuliah, saya justru merasa nyaman dan menikmati prosesnya,” ujar Ilham Akbar dalam dialog interaktif Talk and Trends di RRI Pro 2 Banda Aceh, Kamis (23/10/2025).
“Dari situ saya belajar banyak tentang makna pendidikan yang sesungguhnya, bukan hanya soal akademik, tapi juga pembentukan karakter anak.” tambahnya.
Ilham menuturkan, perannya sebagai kepala sekolah di SIC Anaba sudah dijalani selama tiga tahun terakhir. Dalam kesehariannya, ia tidak hanya berfokus pada manajemen sekolah, tetapi juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk penyelenggaraan Rocket Science Competition tahun ini yang mengusung tema “Where Science Meets Family Goals.”
“Di SIC Anaba, kami percaya bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru, tapi juga keluarga. Karena itu tema tahun ini kami rancang agar ada kolaborasi antara sains dan peran keluarga dalam mendukung minat belajar anak,” jelas Ilham.
Sekolah Islam Cendikia Anak Bangsa sendiri berlokasi di Jalan Kebun Raja Lorong Utama, Kampung Ie Masen Ulee Kareng, Banda Aceh. Menurut Ilham, masyarakat dapat dengan mudah menemukan lokasi sekolah melalui pencarian SDIC Anak Bangsa di Google Maps. “Kalau diketik di Google Map, insyaallah titiknya pas. Di situ SD dan SMP kami berada dalam satu kawasan yang sama,” tambahnya.
Menariknya, SIC Anaba berada di bawah satu yayasan yang menaungi dua jenjang pendidikan, yakni Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Untuk memudahkan penyebutan, keduanya digabung dengan nama SIC Anaba. “Kalau disebut SIC Anaba, itu sudah mencakup dua jenjang sekolah kami,” terang Ilham.
Meski memiliki jabatan sebagai kepala sekolah, Ilham menegaskan tidak ada perbedaan peran dalam kepanitiaan acara di sekolah. “Kami di sini tidak mengenal siapa kepala sekolah atau guru biasa. Ketika sudah jadi panitia, semuanya bekerja sama. Tahun ini saya dipercaya di divisi acara, dan kami berusaha membuat kegiatan ini lebih menarik dan edukatif bagi siswa dan keluarga,” ungkapnya.
Bagi Ilham, dunia pendidikan adalah ruang pengabdian yang terus menantang namun memberi kepuasan batin tersendiri. “Kami di SIC Anaba dibimbing untuk menjadi guru yang ramah anak. Semua interaksi, bahkan kata-kata yang digunakan kepada siswa, harus benar-benar ramah dan mudah dipahami. Dengan cara itu, anak-anak lebih nyaman dan semangat belajar,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....