Islam Mengangkat Derajat Perempuan dan Anak

  • 30 Sep 2025 23:28 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Dr. Muhibuddin, M.Ag, akademisi UIN Ar-Raniry Darussalam, menekankan peran revolusioner Islam dalam memuliakan perempuan dan anak. Hal ini disampaikannya dalam perbicangan bersama RRI Banda Aceh, Senin (29/9/2025).

Menurut Muhibuddin, pada masa pra-Islam atau jahiliah, perempuan dan anak kerap mengalami diskriminasi dan perlakuan yang tidak adil. “Tokoh-tokoh Islam pada masa itu melihat praktik-praktik yang bertentangan dengan prinsip ajaran Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Islam, kata Muhibuddin, membawa nuansa baru dengan menempatkan perempuan dan anak pada posisi setara dengan laki-laki, bahkan sebagai makhluk yang mulia dan memiliki hak serta kebebasan dalam masyarakat. “Perempuan dan anak diberikan hak untuk memilih, berkarya, dan memperoleh hak-hak dasar dalam kehidupan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muhibuddin menyoroti perubahan dalam aspek hukum dan sosial. Contohnya, hak waris yang sebelumnya tidak diberikan kepada perempuan, kini diatur sesuai prinsip keadilan dalam Islam.

Muhibuddin menekankan bahwa ajaran Islam meruntuhkan peradaban primitif yang mengabaikan penghargaan terhadap perempuan dan anak. “Islam memberikan hak-hak istimewa bagi perempuan, serta menjadikan mereka bagian sentral dalam keluarga dan masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, pemahaman ini penting untuk menanamkan kesadaran masyarakat tentang kesetaraan gender dan penghormatan terhadap anak dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan memahami ajaran Islam yang revolusioner ini, diharapkan masyarakat mampu menerapkan prinsip keadilan dan penghargaan terhadap perempuan dan anak di era modern,” pungkas Muhibuddin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....