Tak Sekadar Basah, Ini Fakta Unik tentang Hujan

  • 31 Agt 2025 23:52 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN , Banda Aceh : Hujan sering kali dinantikan karena manfaatnya yang melimpah, mulai dari menyuburkan tanah hingga membersihkan udara. Tapi tahukah Anda, hujan juga menyimpan berbagai fakta unik yang menarik untuk disimak?

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan merupakan bentuk presipitasi—air yang kembali ke Bumi setelah menguap dan mengalami kondensasi di atmosfer. Proses ini menjadi bagian penting dari siklus air yang menopang kehidupan.

Menariknya, hujan tidak hanya terjadi di Bumi. Di beberapa planet lain, fenomena ini juga ada, namun dengan bentuk berbeda seperti hujan asam sulfat di Venus atau bahkan hujan besi di planet ekstrasurya.

Antartika tercatat sebagai tempat dengan curah hujan terendah di dunia, hanya sekitar 6,5 inci per tahun. Sebaliknya, Lloro di Kolombia menjadi salah satu wilayah terbasah, dengan curah hujan lebih dari 500 inci per tahun.

Tak semua hujan sampai ke tanah, didaerah panas dan kering, tetesan hujan bisa menguap. Penguapan tersebut terjadi sebelum menyentuh permukaan, fenomena ini disebut virga.

Bentuk tetesan hujan pun bukan seperti air mata seperti yang biasa digambarkan. Di atmosfer, tetesan cenderung berbentuk bulat, lalu menjadi agak pipih karena tekanan udara saat jatuh.

Salah satu hal yang paling dikenang dari hujan adalah aromanya yang khas dan menenangkan. Aroma ini berasal dari senyawa geosmin yang dilepaskan oleh bakteri tanah saat hujan pertama turun.

Aroma tersebut dikenal dengan nama “petrichor” dan terbukti bisa memunculkan rasa tenang bagi banyak orang. Tak heran, hujan sering diasosiasikan dengan nostalgia dan kenyamanan.

Hujan ternyata juga telah ada sejak miliaran tahun yang lalu. Ilmuwan menemukan keberadaan tetesan air hujan berusia 2,7 miliar tahun lalu, menandakan perannya yang sangat tua dalam membentuk wajah Bumi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....